Bandung, 21 April 2026 – Dalam rangka memperingati nilai-nilai perjuangan emansipasi perempuan yang diwariskan oleh R.A. Kartini, Indscript Creative dan Sekolah Perempuan Indonesia (SPI) bersama berbagai lembaga, komunitas, dan mitra strategis menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Guru Perempuan Inspiratif 2026 pada Selasa, 21 April 2026, pukul 13.30–16.00 WIB, bertempat di Indscript Creative, Kota Bandung.
Mengusung tema “Kado Cinta Kartini” dengan moto “Menenun Literasi, Mencerdaskan Negeri”, kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan setinggi-tingginya kepada para perempuan Indonesia, khususnya para guru, yang telah berperan nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Para guru perempuan dipandang bukan hanya sebagai pengajar, tetapi sebagai pilar utama pembentuk karakter generasi masa depan.
Kegiatan ini turut diperkuat oleh peran Indari Mastuti, Founder Indscript Creative, yang selama ini dikenal sebagai penggerak literasi dan pemberdayaan perempuan. Melalui kontribusinya, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni apresiasi, tetapi juga ruang bertumbuh bagi lahirnya gerakan perempuan yang berdampak luas.
Suasana acara terasa semakin istimewa karena kehadiran berbagai elemen lintas organisasi dan komunitas yang bersatu dalam satu visi besar. Tidak hanya satu kelompok, melainkan kekuatan kolektif perempuan dari berbagai latar belakang yang hadir dan berkontribusi aktif dalam kegiatan ini.
Meskipun perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat berhalangan hadir, semangat kolaborasi tetap terasa kuat. Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta rekan-rekan dari KADIN, IWAPI, PUSPA, dan Bank Sampah Bersinar hadir dengan penuh antusiasme. Turut hadir pula Sekolah Perempuan Indonesia, para penggerak dari PKK, Forum Silaturahmi Tokoh Jawa Barat (Forsil), serta berbagai komunitas seperti IIDN, IIDB, APDL, hingga Nulis Jadi Duit (NJD).
Kehadiran lintas komunitas ini menegaskan bahwa ketika perempuan dari berbagai latar belakang bersatu, yang lahir bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan nyata yang membawa perubahan.
Dalam rangkaian acara, semula direncanakan kehadiran Hj. Siti Muntamah, S.AP, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Bidang Kesejahteraan Rakyat, sebagai narasumber. Namun demikian, beliau berhalangan hadir karena agenda yang tidak dapat ditinggalkan. Sebagai pengganti, sesi inspiratif diisi oleh Ibu Shilvie dari Kelurahan Ciseureuh bersama perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang menyampaikan materi dengan hangat dan penuh makna.
Momentum ini memberikan pelajaran penting bahwa tidak ada ruang yang benar-benar kosong selama perempuan saling menguatkan dan siap melanjutkan peran satu sama lain.
Acara ini juga menghadirkan Fifie Raharja, sosok inspiratif di balik Bank Sampah Bersinar, yang tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga meluncurkan buku terbarunya. Buku tersebut merekam perjalanan selama 11 tahun dalam membangun gerakan Bank Sampah Bersinar. Karya tersebut tidak hanya menjadi sebuah buku, melainkan jejak perjuangan dan warisan inspiratif bagi masyarakat luas.
Lebih dari sekadar kegiatan satu hari, energi kolaborasi yang terbangun dalam acara ini akan terus berlanjut. Sekolah Perempuan Indonesia bersama Bank Sampah Bersinar telah merancang program lanjutan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni mendatang, yang direncanakan akan dilaksanakan di Bank Sampah Bersinar.
Para guru yang menerima penghargaan sebagai Guru Perempuan Inspiratif 2026 juga akan terus berkontribusi melalui forum berbagi praktik baik secara berkala dalam komunitas Guru Inspirasi. Kegiatan ini direncanakan berlangsung setiap satu hingga dua pekan sekali, dengan tujuan menyebarluaskan inovasi dan praktik pendidikan yang dapat direplikasi di berbagai daerah.
Beberapa tema yang telah mengemuka dalam diskusi di antaranya meliputi pengelolaan sampah di sekolah, gerakan mengaji bersama, parenting berbasis Montessori, pemanfaatan program MBG di sekolah agar tidak terbuang sia-sia, praktik journaling sebagai media terapi, serta pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Diskusi juga menyoroti berbagai tantangan di lapangan, termasuk fenomena terbuangnya program MBG di sejumlah sekolah, yang menjadi perhatian bersama untuk dicarikan solusi berkelanjutan.
Selain itu, dalam rangka memperkuat kolaborasi berbasis aksi nyata, dilakukan pula kunjungan ke Kebun Lansia di Ciseureuh yang diinisiasi sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Ke depan, pengembangan lahan seluas 2.000 m² di bawah Yayasan Solusi Bersinar Indonesia direncanakan menjadi salah satu solusi konkret dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap isu lingkungan dan ketahanan pangan.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa berbagai kegelisahan yang muncul di tengah masyarakat dapat menjadi titik awal lahirnya solusi, gerakan, dan perubahan yang berdampak luas. Perempuan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak, pemikir, dan pencipta solusi.
Sebagai puncak acara, diberikan penghargaan kepada para guru perempuan inspiratif yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa, yaitu:
- Lia Marlia, S.Pd. – SDN 112 Pamoyanan, Kota Bandung
- Neneng Fauziah Aziz, M.Pd. – SMPN 35 Kota Bandung
- Rachmawati, S.Pd. – Kober Noorachmah, Kota Bandung
- Debby Terania Nurannisa, S.I.Kom. – TK Islam An-Nisa, Kota Bandung
- Ela Susilawati, S.Pd.I., M.Pd. – KB Nurul Hikmah, Kota Bandung
- Dr. Retno Anisa Larasati, M.M. – Taam Imtaq, Kabupaten Bandung
- Hera Apriyani, S.Pd. – SMK Islam Penguji, Kota Sukabumi
- Sholikah, S.Pd.I – SD Muhammadiyah Sambon, Kabupaten Boyolali
- Lusijani, S.Pd. – SMA Plus Babussalam Cimenyan, Kabupaten Bandung
- Leni Nurindah, S.Pd., M.Pd. – MAS Hidayatul Husna, Kabupaten Kediri
Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Matahari Terbit, Ciomy, Naisar Forest Garden, Guru Inspiratif, Herasri, Sarae Bakery, Yayasan Raihan Care, Mazaya Kosmetik, Gian Mandiri, serta Haiqu, yang turut memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan acara.
Sebagai penutup, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai kolaborasi berkelanjutan yang mampu melahirkan lebih banyak gerakan positif di tengah masyarakat.
Selamat kepada seluruh perempuan hebat yang hadir dan para penerima penghargaan. Teruslah menulis peran, menulis dampak, dan menorehkan sejarah, karena dari tangan perempuan Indonesia, masa depan bangsa sedang ditenun menuju arah yang lebih cerah.
