Lompat ke konten
Beranda » Blog » Refugia, Lebih dari Sekedar Estetika

Refugia, Lebih dari Sekedar Estetika

Di Balik Hobi Berkebun

Ada banyak hobi yang bisa dilakukan di rumah, salah satunya dengan menanam atau berkebun. Bagi sebagian orang, kegiatan ini selain mengasyikkan juga memiliki nilai plus – rumah menjadi teduh serta asri dengan hijaunya tanaman.

Jenis tanaman yang biasa ditanam juga bervariasi; ada yang menanam aneka bunga, bonsai, ada pula aneka sayur mayur. Namun, tahukah Anda bahwa dari sekian banyak bunga yang biasa kita tanam ada yang berfungsi sebagai tanaman refugia?

Refugia dan Musuh Alami Hama

Refugia adalah tanaman yang sengaja ditanam di sekitar atau di dalam agroekosistem untuk memberikan sumber pakan bagi organisme yang bermanfaat khususnya musuh alami hama dan penyerbuk.

Melansir pada unggahan @tipsmenanam, refugia dapat membantu menciptakan habitat yang lebih mendukung keberadaan musuh alami hama seperti parasitoid dan predator. Lalu apa saja jenis musuh alami hama ini?

1. Kumbang Koksi/ Lady Beetle

Siapa sangka jika keberadaan kumbang ini justru dapat membantu dalam memangsa kutu daun. Kumbang yang biasa dikenal dengan nama Ladybug atau kepik ini sering kita temukan pada permukaan daun. Namun biasanya ketika melihat hewan ini hinggap di tanaman, kita akan segera mengusirnya. Padahal kumbang ini sangat berperan dalam memangsa kutu daun, kutu putih, dan tungau. Selain itu, kumbang ini juga berperan sebagai pengendali hayati di mana berfungsi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida.

2. Hoverfly

Umum dikenal dengan nama lalat bunga. Karena kemampuannya dalam mimikri atau menyamar, orang sering mengira hewan ini sejenis lebah karena memiliki corak seperti lebah atau tawon. Larva dari hoverfly bersifat insektifora yang berguna untuk membasmi kutu daun. Pada jenis lain, larva yang bersifat saprotrof bahkan mampu memakan materi organik yang telah membusuk.

3. Lacewing

Lacewing atau biasa disebut serangga sayap jala juga memiliki peran dalam pengendalian hama. Sebagai predator berbagai jenis serangga kecil, satu ekor lacewing sanggup memakan 100 hingga 200 kutu daun. Banyak toko pasokan biologis yang memperjualbelikan larva lacewing untuk disebar secara langsung ke area kebun atau rumah kaca sebagai manajemen hama.

4. Parasitiod

Jenis musuh hama alami yang terakhir adalah parasitoid. Meskipun memiliki peran dalam menyerang serangga hama, parasitoid umumnya akan mati setelah larvanya selesai berkembang. Adapun yang termasuk dalam kategori ini adalah tawon dan lalat. Namun, penggunaan insektisida kimia justru membuatnya rentan untuk bertahan.

Mengenal Tanaman Refugia

Itulah beberapa musuh hama alami yang berguna bagi keberlangsungan tanaman, selanjutnya, berikut ini tanaman yang masuk dalam kategori refugia:

1. Bunga Matahari

Selain memiliki betuk yang cukup besar, bunga matahari juga berwarna cerah serta mencolok. Hal ini tentu menarik lebah dan predator hama.

2. Kenikir

Selain disukai manusia karena bisa dikonsumsi, tanaman ini juga disukai laba-laba dan parasitoid.

3. Zinnia

Bunga yang umum dikenal dengan nama bunga kertas ini selain mudah ditanam juga memiliki varian warna yang menarik serangga jenis pollinator atau yang berguna bagi penyerbukan.

4. Marigold/ Tagetes

Karakter khas bunga ini adalah baunya yang cukup menyengat sehingga ada pula yang menyebutnya bunga Tahi Ayam. Dari baunya tersebut justru membuatnya mampu mengusir jenis hama.

5. Jengger Ayam

Tanaman ini juga mudah tumbuh serta memiliki bentuk yang indah. Tidak heran jika pesonanya sering mengundang serangga yang bermanfaat.

Selain kelima jenis bunga di atas, masih ada banyak tanaman lain yang berfungsi sebagai refugia, seperti kemangi yang dengan aroma khasnya mampu mengusir kutu daun sekaligus pengundang lebah, atau juga kacang panjang yang menyediakan sumber polen dan nektar.

Penutup

Pada umumnya kegemaran menanam hanya dilihat dari keindahannya semata, padahal jika lebih cermat ada banyak rahasia yang tidak hanya menciptakan pemandangan indah tetapi juga memberi keuntungan sekaligus, yaitu pengusir hama. Tentunya hal ini membuat kita jadi lebih aware dan selektif dalam menanam. Dan yang pasti keberadaan bunga yang menambah warna juga patut dipertimbangkan agar nantinya juga memberi manfaat bagi tanaman lainnya.