Lompat ke konten
Peringati World Book Day 2026, SMP Salman Al Farisi Bandung Gelar Edukasi Literasi Bersama Indscript
Beranda » Blog » Peringati World Book Day 2026, SMP Salman Al Farisi Bandung Gelar Edukasi Literasi Bersama Indscript

Peringati World Book Day 2026, SMP Salman Al Farisi Bandung Gelar Edukasi Literasi Bersama Indscript

Bandung, 23 April 2026 – Kegiatan Gerakan Literasi Together Goes to School yang diinisiasi oleh Indscript Creative kembali diselenggarakan di SMP Salman Al Farisi Bandung, sekaligus memperingati World Book Day 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi di kalangan siswa, khususnya dalam meningkatkan minat membaca dan menulis di era digital.

Mengusung semangat “Today a Reader, Tomorrow a Leader” serta tagline “Synergize Between Sense and Mind”, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis menulis, tetapi juga pada penguatan cara berpikir, kreativitas, dan keberanian siswa dalam mengekspresikan ide.

Kegiatan dilaksanakan dengan susunan acara yang terstruktur dan melibatkan siswa level 7 dan 8 sebagai peserta utama. Seluruh rangkaian berlangsung di Sport Hall SMP Salman Al Farisi Bandung dengan alur sebagai berikut:

  1. Pengondisian Peserta sebagai Awal Kesiapan Belajar
    Kegiatan diawali pada pukul 12.45 hingga 13.00 WIB dengan sesi pengondisian siswa yang dilakukan oleh OSIS. Tahapan ini menjadi penting untuk memastikan seluruh peserta siap mengikuti kegiatan dengan tertib dan fokus. Pengondisian juga membantu membangun suasana belajar yang kondusif sebelum memasuki sesi utama.
  2. Pembukaan dan Sambutan sebagai Penguatan Tujuan Kegiatan
    Pada pukul 13.00 hingga 13.10 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang dipandu oleh MC bersama Ibu Sri Artini. Dalam sesi ini disampaikan tujuan kegiatan, yaitu menumbuhkan kesadaran literasi serta mendorong siswa untuk aktif dalam proses menulis sebagai bagian dari pengembangan diri. Pembukaan ini juga menjadi momentum untuk memberikan motivasi awal kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi.
  1. Workshop Literasi sebagai Inti Kegiatan
    Sesi utama berlangsung pada pukul 13.10 hingga 14.40 WIB, yaitu workshop literasi bersama tim Indscript Creative, yaitu Ibu Lusijani, S.Pd. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung untuk memahami dasar-dasar menulis, teknik menggali ide, serta cara menuangkan gagasan menjadi tulisan yang sederhana namun bermakna. Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif, sehingga siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses belajar. Peserta diajak untuk berpikir, berdiskusi, serta mencoba menulis secara langsung berdasarkan arahan yang diberikan. Workshop ini menjadi ruang bagi siswa untuk melatih keberanian dalam mengekspresikan ide sekaligus meningkatkan kemampuan literasi secara praktis.
  1. Pembagian Hadiah dan Penutupan sebagai Apresiasi
    Kegiatan ditutup pada pukul 14.40 hingga 15.00 WIB dengan pembagian hadiah kepada peserta serta sesi penutupan yang dipandu oleh MC. Pemberian apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung. Selain itu, penutupan juga menjadi refleksi bahwa proses belajar tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi diharapkan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari siswa.
  1. Penguatan Literasi sebagai Gerakan Berkelanjutan
    Melalui kegiatan ini, Indscript Creative tidak hanya menghadirkan workshop sesaat, tetapi juga membangun fondasi gerakan literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Literasi tidak lagi dipandang sebagai kewajiban akademik semata, melainkan sebagai keterampilan hidup yang penting untuk masa depan. Siswa didorong untuk terus membaca, menulis, dan berpikir kritis sebagai bagian dari proses pengembangan diri. Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa kolaborasi antara sekolah dan komunitas literasi dapat menghasilkan program edukatif yang berdampak nyata.

Penutup

Pelaksanaan Gerakan Literasi Together Goes to School di SMP Salman Al Farisi Bandung dalam rangka World Book Day 2026 menunjukkan bahwa literasi dapat dikemas secara menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

Dengan pendekatan yang tepat, siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar berpikir, berani menyampaikan ide, dan memahami pentingnya literasi dalam kehidupan mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi pembaca dan penulis yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan lebih siap dan percaya diri.