Trik Menulis dengan Memanfaatkan Momen

Jika di artikel sebelumnya yang berjudul Lakukan Hal Ini bagi yang Belajar Menulis, maka yang tidak kalah penting adalah bagaimana Anda bisa menanfaatkan datangnya momen untuk menggali ide menulis. Hal ini sangat bermanfaat bagi Anda yang merasa sangat susah menemukan ide menulis. Lalu, momen seperti apa yang bisa menjadi sumber ide menulis?

Satu, momen puasa.

Tidak terasa, sebentar lagi akan datang lagi bulan puasa. Anda bisa menjadikan ini sebagai momen menggali ide menulis. Antara lain, ide menulis tentang tips mengajarkan anak berpuasa, tips kuat berpuasa walau tugas menupuk, pengalaman membantu orang tua menyiapkan menu buka puasa, dan masih banyak lagi. Apa saja soal puasa bisa menjadi ide menulis.

Dua, lebaran.

Setelah sebulan berpuasa, Anda akan bertemu dengan hari lebaran. Hari raya ini juga bisa menjadi sumber ide menulis. Antara lain, tips mudik yang aman dan murah, cerita hari lebara yang lucu dan tidak terlupakan, cerita inspiratif dari saudara yang bertemu ketika lebaran, dan masih banyak lagi.

Tiga, hari buruh.

Bulan Mei identik dengan hari buruh, Anda bisa menggunakan momen itu untuk menulis. Misalnya, menulis tentang perkembangan kesejahteraan buruh dari waktu ke waktu, opini seputar buruh yang bisa menjadi masukan bagi beberpaa pihak, atau hal lainnya.

Empat, weekend.

Hari Sabtu dan Minggu atau weekend, yang setiap minggu Anda temui, sebenarnya juga bisa menjadi momen untuk menulis. Ceritakan bagaimana Anda mengisi weekend yang mungkin berbeda dengan orang kebanyakan, atau Anda menulis soal wisata kuliner yang bisa dicoba di saat weekend, maupun kegiatan seru bersama Anda di rumah ketika weenkend. Maka, ceritakan saja apa isi weekend Anda yang pernah dilalui dan berkesan.

Lima, 17 Agustus.

Hari kemerdekaan juga bisa menjadi salah satu momen penting sekaligus mendatangkan ide menulis. Anda bisa menulis seputar sejarah versi kakek nenek Anda sendiri, atau cerita mengunjungi ke tempat-tempat bersejarah yang terkait dengan kemerdekaan, maupun membuat novel dengan seting zaman kemerdekaan, dan yang lainnya.

Enam, liburan sekolah.

Momen liburan sekolah itu juga bisa mendatangkan ide-ide menulis. Antara lain, kegiatan positif yang bisa dilakukan ketika liburan sekolah, tempat wisata yang kerap ramai ketika musim liburan sekolah, dan masih banyak lagi.

Pastikan Anda mencatat ide di di Agenda Remaja Prestatif. Karena ide itu harta karun bagi penulis. Isi agendanya apa aja sih? Ada catatan khusus tugas sekolah, tugas rumah, tugas untuk diri sendiri, rasa syukur hari ini agar selalu bahagia, rasa sedih hari ini agar jadi pelajaran, keburukanku dan kebaikanku untuk belajar melakukan evaluasi diri, hingga kata mutiara sebagai media belajar menulis.

Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan apa soal menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com