Tips Bisnis Online: Jangan Jadi Korban PHP

Sebaiknya, Anda sudah membaca artikel sebelumnya yang berjudul Tips Jualan Online untuk Pemula yang Mudah Dilakukan, agar mengelola bisnis bukanlah beban. Selanjutnya, hal yang krusial dalam berbisnis online adalah bertemu dengan konsumen yang kasih PHP atau pemberi harapan palsu. Untuk menghindari hal itu terjadi pada Anda, maka lakukan beberapa hal ini:

Yang pertama, buat aturan jelas.

Misalnya, barang akan disimpan maksimal 2 x 24 jam. Jadi, jika sudah order dan selama 2 hari tidak ada transfer itu dianggap batal, sehingga Anda berhak menjualnya kembali barang itu kepada konsumen yang lain. Umumnya sih sekitar maksimal 2 atau 3 hari untuk batas menunggunya, bahkan ada yang hanya 24 jam saja.

Aturan ini juga bisa membuat bisnis Anda lebih jelas. Dari pada harus menunggu sampai entah kapan konsumen tersebut akan benar-benar melakukan pembayaran atau tidak. Jangan sampai Anda menjadi korban PHP dengan hanya menyimpan barang tersebut dan tidak kunjung dibayarkan atau mungkin memang tidak akan dibayar.

Yang kedua, infokan di awal.

Agar tidak jadi salah komunikasi, maka informasi di awal kalau aturannya seperti apa. Misalnya, ketika Anda mengirimkan invoice sertakan pula note kalau barang akan disimpan selama berapa lama saja. Jika kelak ada komplain, maka Anda bisa jelaskan kan sudah memberikan aturannya di invoice maka Anda tidak salah.

Yang ketiga, tegas sama aturan.

Nah, Anda juga harus tegas terhadap aturan. Baik konsumen itu adalah orang yang tidak Anda kenal, hingga sahabat Anda sendiri. Misalnya, karena itu sahabat maka Anda akan menyimpannya sampai dia mau transfer. Padahal, ini tidak adil dan jika diketahui oleh konsumen lain akan membuat mereka kecewa.

Yang keempat, pakai DP untuk hal tertentu.

Untuk menghindari PHP, Anda bisa menggunakan sistem DP atau membayar sebagian tagihan di muka. Bisa berupa 25% atau 50% atau bahkan harus 100%. Misalnya, Anda berbisnis makloon, lalu harus mencari bahan dan menjahit, maka bisa minta DP dulu agar tidak rugi jika konsumen tersebut tiba-tiba hilang ketika pakaian sudah jadi.

Untuk memudahkan Anda dan tim bekerja maksimal mengelola bisnis, bisa menggunakan to do list book. Buku yang membuat Anda langsung action membuat catatan tugas setiap hari. Jadi, tidak ada lagi cerita lupa promosi, nggak sempat membuat laporan keuangan, bahkan membuat keluarga tetap terawat dan Anda wajib sempat me time agar selalu bahagia.

Buku dari Indsrcipt Corporation sebagai alat yang membantu Anda bisa berbisnis atau menjadi penulis dari rumah, tanpa melupakan tugas utama sebagai ibu rumah tangga (IRT). Informasi mengenai buku dari Indscript bisa KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan soal bisnis atau menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: