Tips Bisnis Online dengan Kelola Reseller dari Rumah bagian Ke- 3

Membangun Tim yang Solid

Sebelumnya, Anda bisa membaca artikel yang berjudul Artikel Manajemen Waktu Khusus bagi IRT yang Berbisnis atau Menulis, karena bagi ibu rumah tangga (IRT) yang ingin menjadi pebisnis atau penulis yang produktif, wajib memiliki dan konsisten terhadap manajemen waktu. Selain itu, Pengen laris memang harus punya pasukan sales yang banyak. Tidak hanya banyak, tapi harus banyak yang aktif jualan. Tapiii yang namanya manusia pasti pernah jenuh, termasuk reseller Anda. Terus bagaimana biar reseller terus semangat jualan? Beberapa hal yang berbeda lagi dan bisa Anda lakukan:

Yang pertama, kenali siapa target marketnya

Jangan-jangan, reseller asal jualan, lalu ditolak terus malas.

Padahal, yang menolak bisa jadi bukan target market bisnis Anda.

Maka, perlu kasih edukasi seputar target market.

Kalo sudah tahu target market, maka akan memudahkan Anda berjualan.

Pake kata-kata apa yang pas?

Jualan di media social mana aja?

Di mana mereka bisa ditemui?

Apa sih yang mereka cari jadi Anda bisa membuat inovasi?

Yang kedua, tentukan tempat berjualan 

Sudah punya riset mengenai target market, kan?

Nah, biasanya mereka bisa ditemui di mana saja?

Kejar!

“Ah, target market saya emak-emak pebisnis yang pake FB aja.”

Ya jualan di FB aja, nggak perlu lirik yang lain.

“Kalo target market saya anak muda yang punyanya IG malah.”

Ya jualan di IG aja, focus!

Kalo offline?

Tetep bisa, misalnya:

Jualan pas pengajian ibu-ibu (tapi pastikan tidak mengganggu acara utama ya)

Jualan pas arisan, dll.

Yang ketiga, kasih training prospekting

Jelaskan jika memprospek itu nggak melulu harus nawarin jualan, lho.

Caranya yang lebih “halus” biar bisa diterima

Ya harus menjadi sahabat para target market

Buka komunikasi dengan menanyakan kabar dan mengenal keluarganya

Tapi tetep jaga privasinya, ya.

Sesekali selipkan informasi kalo masalah yang tengah konsumen hadapi ada solusinya yaitu produk atau jasanya.

Jadi, luruskan niat berbisnis dengan menjaring banyak teman bukan konsumen.

Niatnya adalah membantu teman untuk mengatasi masalah mereka dengan produk atau jasa Anda, bukan sekedar menawarkan saja.

Ubah mindset mereka, ya.

Anda harus menikmati setiap proses berbisnis. Dari yang awalnya banyak ditolak, lalu belajar ilmu bisnis, lalu mencoba mempraktekkan ilmunya, kemudian akhirnya bisa merasakan banjir omzet. Semua pengalaman tersebut adalah proses yang membuat Anda semakin tangguh dan menjadi pebisnis yang lebih baik lagi.

Suka nyetatus atau chatting di facebook? Tahu nggak kalau dari facebook personal bisa mendatangkan closing? Semua akan dipelajari di Learn All About Facebook (LAAF) dari Indscript, karena akan belajar nyetatus asyik, branding, follow up di FB, dan bonus materi lainnya. Soalnya, jualan di FB itu butuh konten dan flyer tersendiri biar bikin teman FB nggak terasa digiring buat beli jualan Anda. Tenang, triknya juga cocok buat kalangan ibu rumah tangga (IRT) karena mudah banget.

Informasi mengenai training LAAF bisa ke Miss Indscript KLIK DI SINI.

Semoga tips (bisnis atau menulis) di artikel ini bermanfaat dan Anda bisa mempraktikkan langsung agar berdampak positif juga.