Testimoni Metrik

Devy Nadya Aulina“Saya ibu rumah tangga tanpa asisten rumah tangga. Alhamdulillah, dengan hadirnya metrik membuat saya lebih mudah melakukan manajemen waktu. Saya masih bisa ke sekolah anak-anak, mengurus pekerjaan domestik, berkebun, olah raga, menulis, berbisnis, dan bersosialisasi seperti orang lain pada umumnya.”

(Devy Nadya Aulina. Metrik untuk bisnis Sambal Pecel Mbak Vy, menulis, dan tilawah ODOJ  atau One Day One Juz. Selain itu, anak bungsu menggunakan metrik untuk target menabung harian).

 

Suci Wulandari“Sebelum menggunakan metrik saya adalah orang yang berantakan dalam hal manajemen waktu. Setelah ada metrik mulai tertata rapi satu persatu. Awalnya saya tertarik menggunakan metrik karena multiungsi sehingga tidak hanyak untuk menulis. Bahkan Saya rasa semua orang perlu menggunakan metrik.”

(Suci Wulandari. Metrik untuk menulis, bisnis reseller metrik, dan menabung. Selain itu, digunakan pula oleh adik saya untuk hal belajar).

Ria Susanti

“Alhamdulillah semenjak menggunakan metrik teknik menghafal saya jadi bisa terarah bahkan bisa bertambah. Dan juga untuk bisnis yaitu menjual abaca flashcard dan matrik juga.”

(Ria Susanti. Metrik untuk hafalan 1 juz dan bisnis).

 

Tia Marthy Al-Zahira“Sebelum pakai metrik tidak punya pikiran masalah omset dan hanya menerima penghasilan seadanya saja. Tapi sejak pakai Metrik benar-benar bikin saya mikir dan konsisten untuk menciptakan omset yang sesuai keinginan. Metrik bikin omset meningkat, bikin lebih produktif, fokus dan konsisten, karena setiap hari kita dibuat berpikir. Selain itu, metrik mudah digunakan dan sebagai sarana belajar.

(Tia Marthy Al-Zahira. Metrik untuk bisnis)

 

Yeni Rafika 2 (1)“Setelah pakai metrik baru kelihatan ternyata selama ini saya kurang pandai dalam membagi waktu. Saya pun menggunakan metrik untuk target penjualan abaca 500 pcs/bln artinya sekitar 16 pcs/hari.”

“(Yeni Rafika. Metrik untuk bisnis abaca dan hafalan Al Quran anak-anak).

 

“Setelah pakai metrik lebih fokus, terarah, dan lebih semangat. Metrik membuat pekerjaan lebih terencana dan hasilnya meningkat. Memudahkan dalam melakukan cek target.”
(Andriani Sasongko. Metrik untuk bisnis. Selan itu, suami juga menggunakan untuk membuat program).

 


Henny Puspitarini“Awalnya tertarik dengan Metrik karena sesuai dengan gaya hidup saya selama ini yang biasa membuat target harian. Apalagi Metrik bermanfaat banget karena bisa membantu saya jadi rajin nulis. Khususnya menulis di blog. Pernah tidak menulis selama 4 hari, alhamdulillah dengan metrik target menulis (One Day One Atricle atau ODOA) terpenuhi sekarang. Bahkan saya masih bisa mengisi blog untuk daycare, mengirim 3 cerita anak, dan 2 artikel lainnya. Intinya, saya makin terpacu.

(Henny Puspitarini. Metrik untuk menulis).

 

Manikarori Rosky“Yang membuat saya tertarik dengan karena keuntungan 10%-nya digunakan untuk anak-anak survivor kanker. Selain itu, memang saya suka merasa sangat bermanfaat untuk semua kalangan hingga anak-anak.”

(Manikarori Rosky. Metrik untuk tracking goal/ KPI di kantor, untuk hapalan surat anak saya, untuk target anak saya menabung, dan target investasi “gold” bulanan saya dalam 1 tahun).

 

Hanur Siradji“Saya awalnya tidak tahu metrik itu apa. Saya bergabung karena ada dan percaya kepada mbak Dini. Saya piker, untuk hal baik kenapa tidak bergabung. Bahkan metrik belum datang, saya sudah rekrut 5 reseller dan gratis untuk diri sendiri bergabung di Metrik karena fee rekrut reseller. Sekaligus saya tambah ilmu cara beriklan.
(Hanur Siradji. Metrik untuk bisnis online).

 

Ummi Aleeya 2“Mertrik membuat saya melakukan hal yang awalnya dirasa sulit menjadi mudah. Mengajak anak menghafal ayat awalnya saya pikir akan kesulitan dalam masalah waktu, ternyata anak-anak mau bekerja sama mewujudkan target hafalan ayat. Adanya Metrik menjadi pengingat dan membantu membiasakan mencapai target per hari. Jadi memunculkan good habit. Rencana ke depan mau dipakai untuk target menulis buku.”
(Ummi Aleeya. Metrik untuk hafalan ayat bersama anak-anak).

 

Ida Sulawati“Metrik itu adalah satu alat yang sangat membantu untuk memicu diri agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam mencapai suatu tujuan. Yang  menentukan dan menjalankannya adalah diri sendiri sekaligus menjadi pengawas atas diri sendiri.”
(Ida Sulawati. Metrik untuk target hafalan dan bacaan Al Qur’an anak dan saya).

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com