Setelah Belajar Usaha Dagang, Terus Gimana?

Sebelum Anda membaca artikel ini, sebaiknya sudah membaca artikel sebelumnya yang berjudul Belajar Usaha Dagang atau Berbisnis dengan Mudah. Sudah dibaca, kan?

Saat ini, banyak pihak yang membuka sekolah bisnis, baik bentuknya tatap muka di dalam kelas, seminar, pelatihan, online, bangku pendidikan formal, dan masih banyak lagi. Perlu diketahui, dalam membangun usaha memang dibutuhkan ilmu yang bisa didapat melalui berbagai sekolah. Namun, semua pengetahuan yang sudah Anda dapatkan tersebut akan sia-sia bila tidak melalukan hal-hal berikut ini.

Satu, tidak terjun sebagai pebisnis sekarang juga.

Banyak calon pebisnis yang memiliki konsep menarik, modal yang cukup, rencana yang matang, tetapi bila tidak nekat membuka usaha akan percuma. Maka, pastikan Anda siap menjadi pebisnis seutuhnya. Termasuk bersiap menghadapi hal pahit dikemudian hari hingga menggapai kesuksesan.

Dua, segera mempraktekkan ilmu yang didapatkan melalui sekolah bisnis sebelumnya.

Sebagai contoh, Anda sudah mendapatkan berbagai informasi mengenai cara marketing yang efektif. Selanjutnya, Anda justru cukup mengikuti petunjuk dan jaga konsistensi berpromosi. Hal tersebut juga berlaku untuk bidang pemberdayaan karyawan, membuat business plan, dan strategi lainnya.

Tiga, menjaga hubungan baik dengan para mentor di sekolah bisnis.

Keuntungan mengikuti sekolah bisnis adalah dapat berkenalan secara langsung dengan para mentor yang mumpuni. Peluang tadi harus dipertahankan agar komunikasi terjalin dengan lancar. Pada hari-hari berikutnya, Anda dapat melakukan konsultasi bisnis secara privat dengan mentor tersebut.

Empat, membuat program bisnis berdasarkan ilmu yang sudah didapat.

Dari ilmu tersebut, maka buat program yang bisa segera dilakukan. Misalnya, dalam hal promosi akan melakukan promo berbeda setiap harinya, atau membuat komunikasi sebanyak 20 orang setiap harinya, dan hal yang lainnya.

Lima, menjaga motivasi berbisnis.

Yang tidak kalah penting adalah Anda harus bisa menjaga motivasi agar terus semangat berbisnis. Sebaiknya, Anda mencatat apa tujuan utama Anda berbisnis. Misalnya, sebagian labanya untuk dana haji. Dengan begitu, Anda bisa setiap saat bersemangat untuk berbisnis.

Agar Anda bisa belajar kembali kapanpun dari ilmu yang sudah didapatkan, sebaiknya mencatat hal penting selama belajar bisnis di Agenda Remaja Prestatif. Isinya apa aja sih? Ada catatan khusus tugas sekolah, tugas rumah, tugas untuk diri sendiri, rasa syukur hari ini agar selalu bahagia, rasa sedih hari ini agar jadi pelajaran, keburukanku dan kebaikanku untuk belajar melakukan evaluasi diri, hingga kata mutiara sebagai media belajar menulis.

Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Nah, bagaimana setelah mengikuti kelas bisnis? Apakah sudah bisa praktek?

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com