Lompat ke konten
Satu Pertemuan, Seribu Pintu Terbuka
Beranda » Blog » Satu Pertemuan, Seribu Pintu Terbuka

Satu Pertemuan, Seribu Pintu Terbuka

Hari ini sebenarnya sederhana. Saya datang menggantikan suami yang sedang berada di project lain. Bersama Pak Evan partner Ammar Kaayu, saya dan team berangkat untuk mengecek apartemen yang akan kami kerjakan.

Tidak ada ekspektasi apa-apa. Hanya ingin memastikan pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya.

Tapi justru dari langkah sederhana itu, Allah menghadirkan pertemuan yang luar biasa.

Saya akhirnya bertemu langsung dengan sosok yang selama ini sering saya dengar di dunia properti—Pak Charlie.

Rasanya benar, hampir semua orang di bidang ini mengenal beliau. Pertemuan pertama, tetapi terasa hangat.

Obrolan mengalir ringan, penuh tawa, tapi sarat makna. Saya banyak belajar dari cara beliau bercerita tentang proyek-proyeknya yang begitu banyak, tentang bagaimana beliau tetap bergerak, bahkan ketika usia terus bertambah.

Di tengah obrolan, beliau tersenyum dan berkata,
“Kenapa ya, saya makin tua kok makin sibuk?”

Saya ikut tersenyum.
Karena saya tahu, di balik kesibukan itu ada satu hal yang tidak terlihat—konsistensi. Konsisten itu tidak mudah. Kalau mudah, semua orang pasti sudah sampai di titik luar biasa. Tapi justru karena tidak mudah, hanya mereka yang bertahan yang akhirnya menuai hasil besar dalam hidupnya.

Obrolan kami berlanjut ke banyak hal. Saya bercerita tentang dunia menulis, bisnis furniture, hingga aktivitas berkebun yang saya jalani.

Lalu beliau berseloroh,
“Saya punya kebun 50 hektar, mau bantu kerjain?” Kami tertawa dan saya memberikan info, _”lahan kayak gitu mah garapan Pak Felix teman saya di BNI, Pak”_ lalu Pak Juan mengaminkan, “Ntar saya kasih kontaknya, Ko”

 

Namun saya menangkap satu hal penting—cara berpikir yang selalu melihat peluang, membuka ruang kolaborasi, dan tidak berhenti menciptakan kemungkinan baru.

Dan dari pertemuan hari ini, saya kembali diingatkan…
Bahwa networking bukan sekadar bertemu.
Tapi tentang membuka jalan.

Saya jadi teringat apa yang pernah disampaikan oleh Pak Eddy Sugiri, National Director kami di BNI—bahwa kita perlu membangun ekosistem yang kuat, networking yang hidup, dan relasi yang saling menguatkan.

TERNYATA dari satu pertemuan sederhana…
bisa lahir banyak pintu baru. Dari satu koneksi…
bisa hadir banyak project lanjutan.

Terima kasih Pak Charlie, Pak Evan SNAP, dan Pak Juan dari Villa Air, untuk pertemuan yang begitu berkesan hari ini.

Hari ini bukan hanya tentang melihat sebuah apartemen.
Tapi tentang melihat… bagaimana Allah membuka jalan lewat pertemuan-pertemuan yang tidak pernah kita duga.