Manajemen Bisnis yang Mudah Dilakukan

Seperti informasi di artikel sebelumnya yang berjudul Langkah-langkah Memulai Bisnis dari Nol yang Harus Diperhatikan oleh Pebisnis, maka menjadi pebisnis memang memiliki pekerjaan yang banyak. Tapi, banyak pebisnis, khususnya kalangan ibu rumah tangga (IRT), yang merasa tidak bisa berbisnis karena pekerjaan sebagai ibu sudah banyak. Untuk itu, lakukan tips berikut ini.

Satu, catat semua aktivitas Anda.

Yang pertama, Anda harus mencatat semua aktivitas yang masih harus Anda kerjakan sendiri. Misalnya, dari mulai cek order, packing, pengiriman, promosi, belajar bisnis, dan lain-lain. Dari yang sederhana sampai yang penting. Catat dahulu dan pastikan tidak ada satu kegiatan yang tertinggal, agar Anda bisa melakukan langkah yang berikutnya.

Dua, pisahkan setiap kegiatan.

Pisahkan, mana kegiatan yang harus dilakukan setiap hari, mana yang harus dilakukan pada hari-hari tertentu, mana yang harus dilakukan setiap seminggu sekali saja, atau yang sebulan sekali. Contohnya, kegiatan seminggu sekali itu stock opname, lalu kegiatan sebulan sekali itu kopdar dengan reseller. Jadi, segera pisahkan dahulu, ya.

Tiga, catat berdasarkan prioritas.

Ini yang khususnya kegiatan harian, Anda bisa mencatat berdasarkan prioritas. Misalnya, ketika waktunya berbisnis, Anda harus mengecek order yang masuk dulu, lalu membalas satu per satu chat konsumen, kemudian melakukan promosi, dan seterusnya. Dengan begitu, Anda tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu, dan semua kegiatan bisa dilakukan secara maksimal.

Empat, pisahkan yang wajib dan tidak.

Kalau perlu, di kegiatan setiap hari, Anda pisahkan mana kegiatan yang wajib dan tidak wajib. Fungsinya, ketika waktu berbisnis Anda selesai, dan waktunya mengurus rumah tangga, maka Anda bisa meninggalkan kegiatan harian yang tidak wajib. Contohnya adalah mencatat database, yang mungkin bisa dilakukan besok hari.

Lima, catat hasilnya.

Sudah punya manajemen bisnis, kan? Dari yang harian sampai bulanan. Dari prioritas sampai yang tida. Dari yang wajib sampai yang boleh tidak dilakukan. Selanjutnya, catat semua itu sebagai panduan Anda menjalani hari-hari mengurus bisnis. sebaiknya, Anda mencatat di agenda karena bisa dibawa kemana-mana kapan saja. Salah satunya Agenda Remaja Prestatif.

Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Yang tidak kalah pentingnya adalah Anda harus konsisten terhadap manajemen bisnis yang sudah Anda catat tersebut. Dengan begitu, Anda cukup membuka agenda lalu tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

Anda punya pertanyaan apa soal bisnis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com