Lompat ke konten
Kesuksesan Properti
Beranda » Blog » Sentuhan Humanis di Balik Kesuksesan Properti: Kisah Inspiratif Chandra Tambayong

Sentuhan Humanis di Balik Kesuksesan Properti: Kisah Inspiratif Chandra Tambayong

“Kesuksesan sejati adalah ketika kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain.”
Chandra Tambayong

Mengenal Pak Chandra Tambayong melalui Ibu Fifie Rahardja adalah sebuah kejutan yang menyenangkan, membuka mata saya pada sosok yang luar biasa.

Awalnya, saya tidak menyangka bahwa seorang tokoh sekaliber beliau, dengan segudang pencapaian yang dimulai sejak tahun 1985—seperti pendirian Solo Paragon, sebuah mahakarya properti yang mengubah wajah kota Solo, dan proyek-proyek besar lainnya—memiliki kerendahan hati yang begitu menyentuh.

Perjalanan bisnis Pak Chandra dimulai dengan visi yang tajam, membebaskan lahan untuk Ciputra Group di Bekasi, lalu mengembangkan perumahan Pondok Hijau Permai yang menjadi tonggak awal kesuksesannya.

Kiprahnya terus merambah ke Bandung dengan mendirikan Bandung Inti Graha, yang kemudian melahirkan proyek-proyek inovatif seperti Jatinangor Town Square (Jatos) dan Apartemen Pinewood.

Kesuksesan ini bukan hanya sekadar keberuntungan, tetapi hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kemampuan melihat peluang di tengah tantangan.

Namun, yang paling menginspirasi adalah kerendahan hati beliau. Setelah mendengar cerita dari Ibu Fifie, saya berkesempatan bertemu langsung dengan Pak Chandra saat menghadiri undangan dari Business Network International (BNI) yang mengadakan pertemuan tentang dunia properti di d’Botanica.

Beliau menyambut saya dengan senyum hangat dan tangan terbuka, seolah kami sudah lama saling mengenal. Bahkan, tanpa ragu, beliau memberikan nomor kontak direktur furnitur Ibu Reta bahkan istri beliau yang mengelola d’Botanica, setelah mengetahui bahwa saya seorang pengusaha di dunia funiture.

Ini adalah bukti nyata bahwa Pak Chandra tidak hanya melihat orang dari status atau latar belakang, luar biasa!

Keramahan dan keterbukaan Pak Chandra ini adalah cerminan dari filosofi bisnisnya yang _humanis_, bahwa kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari pencapaian materi dan angka-angka, tetapi juga dari kemampuan membangun relasi yang bermakna, memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berkembang, dan meninggalkan jejak positif di masyarakat.

Pak Chandra Tambayong adalah teladan seorang pemimpin yang sukses, rendah hati, inspiratif, dan humanis.

“Inspirasi datang dari hati yang tulus, dan kesuksesan adalah buah dari kerja keras dan kerendahan hati.”
Chandra Tambayong