Kediri, 2 Juli 2026 – Kolaborasi menjadi fondasi penting dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Ketika individu dengan beragam latar belakang dan keahlian dipersatukan dalam satu visi, lahirlah berbagai gagasan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Berangkat dari semangat tersebut, Indscript menyelenggarakan Intimate NJD (Komunitas Nulis Jadi Duit), salah satu komunitas di bawah naungan Indscript. Intimate NJD ini sebagai forum strategis untuk menyusun arah pengembangan berbagai program kolaboratif selama satu dekade ke depan.
Kegiatan Intimate NJD sendiri dilaksanakan pada akhir Mei 2026 di Hotel Savoy Homann Bandung. Forum eksklusif ini dihadiri sekitar 20 profesional dari berbagai bidang, mulai dari pendidikan, literasi, lingkungan, kewirausahaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Seluruh peserta berkumpul untuk berdiskusi, berbagi gagasan, sekaligus menyusun Roadmap Indscript 2026–2036 sebagai panduan dalam mengembangkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Founder Indscript, Indari Mastuti, yang mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memikirkan program jangka pendek, tetapi juga membangun arah pengembangan yang terukur, berkelanjutan, dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.
Dalam arahannya, Indari Mastuti menegaskan bahwa kekuatan Indscript selama ini terletak pada kolaborasi. Berbagai program yang telah berjalan lahir dari semangat berbagi, saling mendukung, dan bergerak bersama. Melalui penyusunan roadmap ini, semangat tersebut diharapkan semakin terarah sehingga setiap program memiliki tujuan yang jelas, target yang terukur, serta manfaat yang semakin luas.
Roadmap sebagai Panduan Bersama
Roadmap bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan kompas yang menjadi acuan dalam menentukan arah pengembangan berbagai program. Melalui roadmap, setiap kegiatan yang dilakukan memiliki keterkaitan satu sama lain sehingga mampu membangun dampak yang berkesinambungan.
Roadmap Indscript 2026–2036 disusun untuk memperkuat posisi Indscript sebagai ekosistem kolaborasi yang menghubungkan para penulis, pendidik, pegiat literasi, pegiat lingkungan, pelaku usaha, dan berbagai komunitas dalam satu gerakan yang saling mendukung.
Dengan adanya roadmap, setiap mitra memiliki pemahaman yang sama mengenai prioritas program, target yang ingin dicapai, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama hingga tahun 2036.
Intimate NJD, Ruang Lahirnya Gagasan dan Kolaborasi
Berbeda dengan forum formal pada umumnya, Intimate NJD dikemas dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Pendekatan ini memberikan ruang bagi setiap peserta untuk menyampaikan ide, pengalaman, maupun harapan terhadap pengembangan Indscript ke depan.
Diskusi berlangsung secara aktif karena setiap peserta berasal dari latar belakang profesi yang berbeda. Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan utama dalam melahirkan berbagai perspektif baru. Mulai dari isu pendidikan, budaya literasi, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari pembahasan yang saling melengkapi.
Forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antarmitra sehingga berbagai program yang dirancang dapat dilaksanakan melalui kolaborasi lintas profesi dan lintas komunitas.
Empat Program Prioritas Roadmap 2026–2036
Salah satu hasil penting dari Intimate NJD adalah ditetapkannya empat program prioritas yang akan menjadi fokus pengembangan dalam beberapa tahun mendatang.
1. Program Bank Sampah
Program pertama berada di bawah koordinasi Ibu Hilzahra melalui pengembangan Program Bank Sampah.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, program ini juga mengedepankan edukasi, pembiasaan, dan pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
Ke depan, Program Bank Sampah diharapkan dapat dikembangkan di lingkungan sekolah, komunitas, maupun masyarakat sebagai bagian dari gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
2. Program Masuk SMA
Program kedua dipimpin oleh Bapak Widi melalui Program Masuk SMA.
Program ini dirancang untuk menghadirkan inspirasi bagi para siswa melalui kegiatan motivasi, literasi, pengembangan karakter, dan pengenalan berbagai profesi. Para profesional yang tergabung dalam jejaring Indscript akan hadir langsung di sekolah-sekolah untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan wawasan mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan memiliki semangat belajar yang lebih tinggi, berani bermimpi, dan terus mengembangkan kompetensi sesuai potensi yang dimiliki.
3. Program Masuk Pesantren
Program ketiga akan dikoordinasikan oleh Ibu Munasri melalui Program Masuk Pesantren.
Program ini berfokus pada penguatan budaya literasi di lingkungan pesantren melalui pelatihan kepenulisan, pengembangan diri, kewirausahaan, dan motivasi belajar bagi para santri.
Selain meningkatkan kemampuan literasi, program ini juga diharapkan mampu membekali para santri dengan berbagai keterampilan yang relevan sehingga siap menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
4. Event Milad Indscript 2026 dan Program Masuk Sekolah
Program keempat berada di bawah koordinasi Ibu Sempa yang akan mempersiapkan Event Milad Indscript 2026 sekaligus mengembangkan Program Masuk Sekolah.
Program ini menjadi ruang kolaborasi antara Indscript dengan berbagai satuan pendidikan melalui seminar, workshop, pelatihan, dan kegiatan literasi yang melibatkan guru, siswa, orang tua, maupun komunitas pendidikan.
Melalui program tersebut, Indscript berharap dapat memperluas manfaat jejaring kolaborasi sekaligus memperkuat budaya belajar dan literasi di berbagai daerah.
Together Goes to School Terus Diperluas
Dalam forum Intimate NJD, peserta juga membahas penguatan program Together Goes to School, salah satu program kolaboratif yang telah berjalan bersama berbagai mitra pendidikan.
Program ini menghadirkan penulis, pendidik, dan profesional ke sekolah-sekolah untuk berbagi inspirasi melalui seminar literasi, pelatihan kepenulisan, motivasi belajar, hingga penguatan karakter.
Selain menghadirkan narasumber inspiratif, kegiatan Together Goes to School juga disertai donasi buku dari para penulis dan mitra Indscript untuk memperkaya koleksi perpustakaan sekolah. Ke depan, program ini akan terus diperluas agar mampu menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Kolaborasi sebagai Kekuatan Utama
Founder Indscript, Indari Mastuti, menegaskan bahwa setiap program yang dirancang tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar manfaat yang dihasilkan semakin luas.
Karena itu, Roadmap 2026–2036 tidak hanya memuat daftar program kerja, tetapi juga memperkuat budaya kolaborasi antara guru, penulis, pegiat literasi, pegiat lingkungan, dunia usaha, komunitas, dan berbagai mitra strategis lainnya.
Melalui semangat berbagi peran sesuai kompetensi masing-masing, setiap individu diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penutup
Penyusunan Roadmap Indscript 2026–2036 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indscript untuk memperluas dampak melalui kolaborasi yang lebih terarah. Berbagai program yang telah disepakati menjadi langkah awal menuju target-target yang akan dicapai secara bertahap hingga tahun 2036.
Dengan semangat “Menuju 2027, Bersama Kita Bisa”, seluruh peserta Intimate NJD berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, mengembangkan inovasi, dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pendidikan, literasi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Roadmap ini menjadi bukti bahwa setiap perubahan besar selalu diawali dari keberanian untuk menyusun langkah bersama. Ketika gagasan, pengalaman, dan kepedulian dipadukan dalam satu visi, maka kolaborasi tidak hanya melahirkan program, tetapi juga menghadirkan dampak yang mampu dirasakan oleh semakin banyak orang.
