2

Ini Dia Cara Mengirim Naskah ke Penerbit

Seperti informasi di artikel sebelumnya yang berjudul Cara Menjadi Seorang Penulis Buku bagi Ibu Rumah Tangga, maka selanjutnya Anda harus tahu bagaimana cara mengirimkan naskah ke penerbit.

Pasalnya, bisnis penerbitan tengah menggeliat seiring dengan meningkatnya jumlah buku di pasar. Buku sudah menjadi salah satu investasi bermanfaat bagi pembaca dalam jangka panjang. Bersamaan dengan penerbit yang mulai membanjiri dunia penulisan. Sekaligus membuka kesempatan lebar bagi penulis mewujudkan mimpinya. Saat ini, ada dua alternatif jalur dalam menembus penerbit. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan seperti berikut.

Satu, melalui Indscript Writing

Di Indonesia, agen naskah belum menjamur layaknya penerbitan di luar negeri. Namun, kehadiran Indscript Writing dapat menjadi pilihan tepat sebagai agen naskah. Penulis harus mempersiapkan beberapa berkas. Seperti, sinopsis, daftar isi, profil, keunggulan naskah, dan biodata penulis yang menjelaskan karya-karya sebelumnya. Yang paling penting adalah mengirimkan naskah, atau setidaknya ada contoh naskah. Selanjutnya, Anda dapat mengirimkan seluruh softcopy-nya melalui email.

Agen naskah akan membuka jembatan komunikasi antara (calon) penulis dan penerbit. Selain itu, keuntungan menggunakan jasa agen naskah dapat membantu proses editing sehingga naskah lebih menjual. Yang cukup penting, justru memberi kemudahan dalam hal kontrak. Walaupun begitu, royalti dari penerbit akan dibagi buat penulis dan agen naskah. Untuk angka pastinya, bergantung di kesepakatan awal antara penulis dengan agen naskah.

Dua, ke penerbit langsung.

Untuk pilihan kedua, Anda bisa langsung mengirimkan ke penerbit. Langkah pertama adalah menentukan akan menembak penerbit yang mana. Lalu, membuka website resmi penerbit yang menyantumkan syarat pengiriman naskah. Umumnya, meminta sinopsis, profil penulis secara lengkap, hingga kelebihan naskah. Lebih baik lagi sudah memiliki naskah yang jadi. Walaupun, beberapa penerbit juga menerima dalam bentuk sampel tulisan. Semua hal tersebut menjadi poin penilaian.

Setelah mempersiapkan persyaratan yang diminta penerbit, Anda dapat mengirimkan langsung ke kantornya. Pastikan apakah penerbit tersebut menerima bentuk hardcopy yang dikirim via pos ke kantor atau softcopy lewat email. Selanjutnya, Anda menunggu kabar dari penerbit sekitar tiga bulan sampai satu tahun. Keuntungan langsung menghubungi penerbit memang seluruh royalti menjadi hak Anda.

Perkembangan bidang penerbitan yang pesat menunjukkan geliat masyarakat akan kebutuhan buku. Anda, sebagai calon penulis maupun penulis, yang ingin menerbitkan buku kian terbuka peluang mewujudkan impian. Saat ini, keputusan ada di tangan Anda yang menentukan apakah menggunakan jasa agen naskah, atau lebih memilih langsung berhubungan dengan penerbit. Karena setiap pilihan, ada konsekuensi tersendiri yang sudah ada di depan mata.

Agar menjadi penulis buku terwujud, Anda harus punya rencana menulis naskah. Lebih mudahnya, Anda buat target harian menulis lalu catat di Amazing Giant Calendar agar selalu termotivasi. Amazing Giant Calendar sangat direkomendasikan bagi pebisnis, penulis, dan profesi apapun agar produktif. Pasalnya, mendorong pemilik kalender mencari ide harian dan bisa dikaitkan dengan momen hari tersebut. Informasi mengenai Amazing Giant Calendar bisa KLIK DI SINI.

Siap menjadi penulis buku? Petakan semua program harian Anda di Amazing Giant Calendar.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 2 comments
Glentina Pasaribu - 11 months ago

Proses dari mulai mengirimkan naskah, sampai akhirnya terbit kira-kira makan waktu berapa lama ya mba Wuri?

Reply
    Wuri Nugraeni - 11 months ago

    Macam-macam. Antara 4 bulan sampai 1 tahun. Bisa juga lebih karena penerbit menunggu momen tepat untuk mengeluarkan tema buku tersebut.

    Reply

Leave a Reply: