Kediri, 30 Juni 2026 – Guru adalah sosok yang memiliki peran besar dalam membentuk masa depan bangsa. Di balik setiap keberhasilan peserta didik, terdapat dedikasi, kesabaran, dan ketulusan seorang guru yang terus mendampingi proses belajar. Tidak sedikit pula guru yang melampaui tugas utamanya dengan menjadi penggerak literasi di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan membaca, menulis, bercerita, hingga pendampingan karya peserta didik, para guru menghadirkan ruang belajar yang lebih bermakna. Mereka membuktikan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi jalan untuk membangun karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan daya pikir kritis.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tersebut, Indscript Creative bersama Komunitas Guru Inspiratif memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengembangkan budaya literasi.
Apresiasi bagi Guru yang Menggerakkan Literasi
Budaya literasi tidak tumbuh dengan sendirinya. Dibutuhkan lingkungan yang mendukung, program yang berkelanjutan, serta sosok yang mampu menjadi teladan. Dalam hal ini, guru memegang peran yang sangat penting. Ketika seorang guru gemar membaca, aktif menulis, mengajak peserta didik berdiskusi, hingga membimbing mereka menghasilkan karya, sesungguhnya ia sedang menanamkan budaya belajar yang akan terus berkembang.
Di berbagai daerah, banyak guru yang dengan kreativitasnya membangun pojok baca, menghidupkan perpustakaan sekolah, mendampingi peserta didik menulis buku, hingga menggerakkan taman bacaan masyarakat. Berbagai langkah tersebut memberikan dampak nyata bagi tumbuhnya budaya literasi. Atas semangat dan dedikasi itulah, Indscript Creative bersama Komunitas Guru Inspiratif memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah menginspirasi melalui aksi nyata dalam mengembangkan literasi.
Apresiasi diberikan kepada:
- Erni Susilawati, S.Pd., M.Pd. – TK Nurani / TBM Nurani Bandung
- Sisca Amalia, S.Pd. – SDN 093 Tunas Harapan Cijerah Bandung
- Rizky Amallia Eshi, S.Pd. – SMK Negeri 4 Bandung
1. Erni Susilawati, S.Pd., M.Pd.: Menghidupkan Literasi melalui Taman Bacaan Masyarakat
Erni Susilawati, S.Pd., M.Pd. dikenal sebagai pendidik yang memiliki kepedulian tinggi terhadap peningkatan budaya literasi di masyarakat. Selain mengabdikan diri sebagai guru di TK Nurani Bandung, beliau juga mendirikan TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Nurani Bandung sebagai ruang belajar yang terbuka bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Kehadiran TBM tersebut menjadi bukti nyata komitmennya dalam memperluas akses terhadap buku sekaligus menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
Semangatnya dalam menggerakkan literasi juga diwujudkan melalui kolaborasi bersama Indscript Creative dalam program Together Goes to School. Melalui kegiatan ini, beliau turut menghadirkan edukasi dan motivasi literasi di sekolah, mengajak peserta didik untuk mencintai buku, berani menulis, serta mengembangkan potensi diri melalui karya.
2. Sisca Amalia, S.Pd.: Guru dan Penulis yang Menularkan Semangat Berkarya
Sisca Amalia, S.Pd., guru di SDN 093 Tunas Harapan Cijerah Bandung, merupakan sosok pendidik yang aktif mengembangkan budaya literasi melalui karya tulis. Selain menjalankan tugas sebagai guru, beliau juga dikenal sebagai penulis buku yang terus menunjukkan bahwa guru dapat menjadi teladan dalam berkarya.
Komitmennya terhadap literasi tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas menulis, tetapi juga melalui kolaborasi bersama Indscript Creative dalam program Together Goes to School. Program tersebut menghadirkan berbagai kegiatan literasi di sekolah, mulai dari motivasi menulis, pengenalan dunia buku, hingga mendorong siswa untuk berani menuangkan ide dan kreativitas dalam bentuk tulisan. Kiprah beliau menjadi inspirasi bahwa budaya literasi akan tumbuh ketika guru terlebih dahulu menjadi contoh bagi peserta didiknya.
3. Rizky Amallia Eshi, S.Pd.: Mengembangkan Literasi melalui Pendidikan dan Karya
Rizky Amallia Eshi, S.Pd. merupakan guru Bahasa Jepang di SMK Negeri 4 Bandung yang dinilai layak menerima apresiasi atas dedikasi dan komitmennya dalam mengembangkan literasi di lingkungan sekolah. Selain aktif mengajar, beliau juga merupakan penulis buku yang telah menerbitkan enam buku solo secara independen, mulai dari kumpulan cerpen, cerita anak, novelet, hingga novel. Saat ini beliau juga sedang mempersiapkan penerbitan empat karya buku terbaru.
Komitmennya terhadap literasi tercermin melalui berbagai kegiatan yang diinisiasi maupun diikutinya. Pada tahun 2022, beliau menjadi narasumber dalam seminar kepenulisan bagi siswa dalam rangka memperingati Bulan Bahasa. Sejak tahun 2024, beliau dipercaya menjadi ketua proyek penyusunan buku “Legenda Jawa Barat Bergambar dalam Empat Bahasa”, sebuah program yang memadukan pelestarian budaya lokal dengan penguatan literasi dan pembelajaran bahasa.
Di lingkungan sekolah, beliau juga mengembangkan program KABALI (Kamis Bahasa dan Literasi) yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Program ini menjadi wadah bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berbahasa, dan berkomunikasi sehingga budaya literasi tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sekolah.
Dedikasi beliau juga terlihat dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Jepang. Berkat usahanya, sejak tahun 2023 SMK Negeri 4 Bandung memperoleh program Nihongo Partners dari The Japan Foundation Jakarta. Program tersebut menghadirkan asisten guru bahasa Jepang yang mendampingi proses pembelajaran di kelas sehingga siswa semakin antusias mempelajari bahasa dan budaya Jepang melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif.
Dalam pengembangan kompetensi profesional, beliau pernah mengikuti Teacher Training Program di Osaka, Jepang, pada tahun 2014 serta Intensive Training Program for Counterpart Teachers of The Nihongo Partners di Urawa, Saitama, Jepang, pada tahun 2024. Kiprahnya di bidang kepenulisan juga mendapatkan pengakuan melalui Anugerah Parasamya Aksara Nugraha IV pada tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB).
Ketiga guru tersebut menunjukkan bahwa menjadi pegiat literasi bukan hanya tentang mengajarkan membaca dan menulis, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang menginspirasi, membangun budaya berkarya, serta membuka kesempatan bagi peserta didik untuk berkembang sesuai potensinya.
Komitmen Indscript Creative dalam Mendukung Gerakan Literasi
Selama hampir dua dekade, Indscript Creative terus berkomitmen membangun budaya literasi melalui berbagai program pelatihan, komunitas, penerbitan buku, pendampingan penulis, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Kolaborasi bersama Komunitas Guru Inspiratif menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem literasi di dunia pendidikan. Melalui komunitas ini, para guru memiliki ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan saling menginspirasi dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif.
Pemberian apresiasi kepada guru menjadi bagian dari komitmen tersebut. Tujuannya bukan untuk membandingkan siapa yang paling baik, melainkan memberikan penghormatan kepada guru-guru yang telah memberikan dampak positif melalui karya, dedikasi, dan semangat berbagi.
Apresiasi Akan Kembali Diberikan pada 5 September 2026
Semangat memberikan apresiasi kepada para guru inspiratif akan terus berlanjut. Indscript Creative kembali akan memberikan apresiasi kepada guru-guru terbaik pada 5 September 2026 dalam acara From Writing to Inspiring yang akan diselenggarakan di Hotel Savoy Homann Bandung.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempertemukan para guru, penulis, pegiat literasi, dan berbagai komunitas dalam suasana yang penuh inspirasi. Selain berbagi pengalaman dan wawasan, acara tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para guru yang telah menghadirkan perubahan positif melalui dunia pendidikan.
Siapa pun memiliki kesempatan untuk mendapatkan apresiasi tersebut. Yang terpenting adalah terus berkarya, terus belajar, dan terus menghadirkan manfaat bagi peserta didik serta lingkungan sekitar.
Penutup
Literasi adalah perjalanan yang tidak pernah selesai. Setiap buku yang dibaca, setiap tulisan yang dihasilkan, dan setiap ilmu yang dibagikan akan menjadi investasi berharga bagi masa depan.
Melalui apresiasi ini, Indscript Creative dan Komunitas Guru Inspiratif mengajak seluruh guru untuk terus menyalakan semangat belajar, berbagi, dan berkarya. Semoga semakin banyak guru yang menginspirasi melalui aksi nyata, sehingga budaya literasi semakin tumbuh dan memberikan dampak positif bagi pendidikan Indonesia.
Karena sejatinya, setiap guru yang terus berkarya dan menginspirasi adalah bagian penting dari lahirnya generasi Indonesia yang lebih cerdas, berkarakter, dan cinta literasi.
