Lompat ke konten
Beranda » Blog » Dari Tetangga Menuju Mitra: Pelan Tapi Pasti Bersama Arkon

Dari Tetangga Menuju Mitra: Pelan Tapi Pasti Bersama Arkon

Ada satu hal yang saya pelajari dalam perjalanan membangun kolaborasi:
tidak semua pertemuan besar dimulai dengan mudah.

Seperti pertemuan saya dengan owner dari Arkon, Pak Setiawan.
Jujur saja, untuk bisa bertemu beliau itu… luar biasa “perjuangannya”.
Bukan karena sulit, tapi karena beliau memang sangat sibuk.
Jadwalnya padat.
Fokusnya banyak.

Dan di tengah itu semua, akhirnya kami bisa punya waktu untuk sekadar ngobrol tipis.
Tapi justru dari “obrolan tipis” itulah semuanya mulai bergerak.

Hingga akhirnya, minggu lalu—tepatnya hari Senin—kami benar-benar bertemu dan berbicara lebih dalam.
Bukan lagi sekadar perkenalan.
Tapi sudah masuk ke arah:
👉 kemungkinan
👉 strategi
👉 dan peluang kolaborasi ke depan

Yang menarik, sebenarnya kami ini bukan orang jauh.
Arkon dan Ammar Kaayu itu… bertetangga.
Dekat secara lokasi.
Tapi baru sekarang benar-benar “dekat” secara percakapan.

Dari situ, hubungan itu mulai terasa lebih hidup.
Saya datang ke Arkon.
Beliau datang ke Ammar Kaayu.
Kami saling melihat.
Saling memahami.
Saling membaca cara kerja masing-masing.

Dan dari situ, obrolan mulai mengerucut.
Bukan mengerucut dalam arti sempit.
Tapi justru semakin jelas arahnya.
Apa yang bisa disinergikan.
Di mana titik temunya.
Dan bagaimana dua kekuatan ini bisa berjalan bersama.

Tapi di tengah semua itu, saya juga menyadari satu hal penting.
Bahwa kolaborasi yang baik…
tidak harus terburu-buru.
Tidak harus langsung besar.
Tidak harus langsung “jadi”.
Karena yang jauh lebih penting adalah:
👉 proses saling mengenal
👉 proses membangun trust
👉 proses membangun bonding

Saya percaya, ketika fondasi ini kuat…
Maka saat waktunya tiba, kolaborasi itu tidak hanya berjalan.
Tapi bisa melaju.
Bahkan mungkin… melesat.

Mungkin saat ini kami masih di tahap penjajakan.
Masih saling memahami.
Masih saling membuka ruang.
Tapi justru di sinilah keindahannya.
Karena sesuatu yang dibangun dengan sabar…
biasanya akan bertahan lebih lama.

Dan saya yakin…
Dari dua brand yang awalnya hanya bertetangga,
akan lahir sesuatu yang lebih besar dari sekadar kerja sama.
MasyaAllah… tabarakallah.

 

Pelan, tapi pasti.
Dan ketika waktunya tepat…
kami tidak hanya berjalan bersama.
Kami akan melesat bersama.