Contoh Kalimat Promosi Produk yang Menarik

Apakah Anda sudah membaca artikel sebelumnya yang berjudul Strategi Promosi Melalui Media Sosial yang Bisa Anda Lakukan? Pasalnya, kini tulisan juga dapat menjadi salah satu alat promosi. Untuk itu, harus mampu membuat tulisan yang secara tidak langsung dapat menggiring calon konsumen agar tertarik terhadap produk atau jasa Anda. Lalu, bagaimana membuat tulisan yang dapat mempengaruhi calon konsumen? Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut ini.

Satu, menggunakan gaya storytelling, yaitu naskah yang berbentuk cerita sekaligus bersifat persuasif.

Tulisan tersebut tanpa disadari sebenarnya mengajak pembaca menjadi konsumen produk atau jasa Anda kelak. Maka, informasi mengenai produk atau jasa tersebut harus menjadi bagian dari cerita secara utuh. Jadi, tidak menuliskan secara terang-terangan untuk membeli produk tertentu atau meminta menggunakan jasa Anda.

Dua, naskah iklan storytelling tersebut memberi edukasi kepada pembaca mengenai pentingnya produk atau jasa Anda.

Harapannya, pembaca paham kalau produk atau jasa Anda hadir sebagai solusi atas masalah kehidupan. Misalnya, setiap orang ingin sehat secara alami, maka salah satu usaha agar terus sehat adalah rutin menggunakan produk herbal Anda tanpa efek samping.

Tiga, naskah tersebut perlahan-lahan menimbulkan keyakinan kalau produk atau jasa Anda adalah sebuah kebutuhan.

Dengan tujuan menggerakkan pembaca menjadi konsumen hingga kelak tergolong pelanggan setia.
Anda dapat menuliskan naskah storytelling tersebut di website, blog, hingga akun media sosial. Para netizen akan seolah-olah tengah menikmati sebuah cerita padahal membaca iklan. Walaupun begitu, kualitas produk atau jasa Anda adalah hal yang utama. Sebagus apapun naskah storytelling Anda, jika tidak menjaga kualitas produk uang dijual atau jasa yang ditawarkan, pembaca tidak akan menjadi konsumen Anda.

Contohnya adalah:

Susahnya Cari Suplier

Karena Emak ingin bisnisnya melesat, pas banget, status ini ditulis buat Emak Pebisnis tercintah.

Buat emak pebisnis, nemu suplier yang pas itu gampang-gampang susah ya. Gampang soalnya banyaaaakk dan mudah dicari. Susahnya ya cari produknya yang seperti kita mau. Nah, gimana sih biar soal suplier itu nggak ribet?

Satu, catat semua data suplier di Database Workbook. Mulai namanya, kontaknya, media sosialnya, sampai produknya apa aja. Iya, semua. Yang penting, catat dulu.

Dua, coba suplier tersebut satu per satu.

Misalnya, Emak nyopa pake suplier A, ah, ternyata produknya nggak seperti di foto. Tinggal coba suplier B. gitu terus sampe nemu yang pas.

Tiga, tandai di buku.

Nah, kalo nemu suplier yang nggak cocok, jangan dihapus datanya, tapi dikasih info, seperti: barang tidak sebagus di foto.

Siapa tahu, kelak konsumen Emak emang butuh produk biasa seperti dari suplier A. Kalo gitu, nggak perlu rempong cari-cari lagi, tinggal buka bukunya.

Oh ya, proses mencari suplier itu memang berdasarkan seleksi Emak sendiri kok. Biar Emak muda nyatetnya, emang baiknya sediakan Database Workbook, ya.

Catat aktivitas tersebut di Agenda Remaja Prestatif juga, ya. Di bagian “Tugas untuk Diri Sendiri” agar tidak mudah lupa. Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Selamat menulis cerita iklan!

Pengunjung Juga Mencari:

  • contoh kalimat promosi
  • contoh kalimat promosi yang menarik
  • kalimat promosi
  • contoh kalimat promosi barang
  • contoh sebuah cerita promosi produk
Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com