Cara Menjadi Penulis yang Membangun Branding

Sebelumnya, Anda bisa membaca artikel yang berjudul Tips Menulis yang Baik bagi IRT, karena menjadi panduan Anda bagaimana ketika harus menulis dari nol, karena menulis adalah keahlian yang butuh proses dan bukan butuh bakat. Selain itu, menjadi penulis juga harus membangun branding.

Yang pertama adalah, branding murah itu di social media

Apalagi, sekarang zamannya media social. Tahu nggak, media sosial itu alat branding yang mudah. Caranya? Cukup ceritakan kegiatan Anda yang berkaitan sebagai penulis.

Contoh, hari ini pasang target menulis 5 halaman. Ternyata berhasil. Resepnya itu tidak melirik media sosial dulu. Jadi, nulis dulu baru intip medsos.

=> tuh kan, sederhana aja

Contoh lain, hari ini harus mengantarkan anak ke tempat les karena ayahnya tidak bisa. Sambil menunggu, lumayan lho bisa menulis 2 halaman di HP. Walo jempol makin keritng wkwkwkwk.

=> seperti di atas juga bisa.

Yuk! Buat status dan ceritakan kegiatan Anda hari ini

Yang kedua adalah, branding itu cukup menjadi diri sendiri

Jadi, branding itu Anda sendiri. Anda cukup mengenali, kira-kira cocoknya nulis apa? Lalu sebarkan sebagai penulis hal tertentu. Sebarkan lewat bercerita. Ceritanya juga bisa di media sosial kok. Jadi, no more nulis galau di medsos ya, hihihi. Sudahkah Anda menemukan branding-nya? Catat! Selanjutnya, konsisten menulis status soal menulis, ya. Siiipo!

Yang ketiga adalah, kenali kalau perempuan lain kok produktif menulis, aku tidak!

Pernah nggak merasa gini:

Ih, Emak yang itu kok sering nerbitin buku sih? Aku aja, satu naskah buku, dan bertahun-tahun cuma mentok lima halaman. Hiks.

Baguuus, itu artinya Emak punya rasa iri yang positif. Jadikan itu sebagai motivasi

Ibaratanya gini:

Emak yang lain, yang rempongnya juga sama, ternyata bisa lho menulis buku

Artinya, Anda, sebagai Emak, juga bisa mengikuti jejak mereka

Yang perlu Anda lakukan adalah:

Ketahui, bagaimana menulis lalu menerbitkan buku. Kalau sudah tahu, ya harus action. Dengan menulis sekarang juga lalu mengirimkan ke penerbit.

Sekarang, enyahkan dulu rasa iri tadi. Jadikan motivasi. Kalau Anda pasti bisa, kok. Kalau perlu, tulis di kertas seperti ini: AKU INGIN JADI PENULIS. Lalu pajang di dinding biar terus semangat menulis.

Bagi yang sudah memiliki naskah tapi bingung akan diterbitkan di mana, atau yang punya naskah tapi ditolak oleh penerbit, maka Anda tetap bisa mewujudkan mimpi menerbitkan buku di BUKUIN aja! Naskah buku akan difinishing oleh layouter, editor, desainer cover, plus 2 sample buku cetak, dengan harga yang sangat terjangkau. Bagi yang belum ada naskah bisa memulai dari nol dengan mengikuti kelas menulis dari Indscript.

Konsultasikan mengenai naskah atau tanya training menulis dengan Miss Writing KLIK DI SINI aja dan bilang kalau Anda tertarik diskusi mengenai BUKUIN aja!

Semoga tips (bisnis atau menulis) di artikel ini bermanfaat dan langsung praktik ya.