Cara Menghadapi Cutomer yang Komplain

Dewasa ini, banyak ibu rumah tangga (IRT) yang juga berbisnis. Maka sebaiknya sudah membaca artikel sebelumnya yang berjudul Artikel Manajemen Waktu Khusus bagi IRT yang Berbisnis atau Menulis. Selain punya manajemen waktu, Anda juga harus memperhatikan komplain. Sayangnya, banyak pebisnis yang punya dana promosi tapi nol rupiah untuk dana komplain. Padahal, dana komplain sebenarnya penting dan membutuhkan budget yang sangat terjangkau. Apalagi tujuannya untuk memulihkan nama baik bisnis Anda. Lalu, bagaimana menghadapi customer yang komplain?

Satu, ada komplain maka cepat cari solusi.

Ketika ada komplain, maka jangan menundan untuk mencari solusi karena customer tersebut bisa mem-black list bisnis Anda. Anda berhak meminta waktu sebentar untuk mendengarkan apa keluhan mereka dan segera cari solusi. Mudahnya, Anda bisa berikan vocuher untuk mengobati rasa kecewa mereka. Dana pemberian voucher juga terjangkau, kan?

Dua, kenali trik hadapi konsumen.

Anda harus mempelajari bagaimana cara menghadapi konsumen yang komplain baik lewat offline atau online. Untuk online, Anda bisa menyiapkan naskah, seperti: Terima atas atas sarannya, akan segera kami perbaiki, sebagai permohonan maaf kami, sekiranya bsia menerima voucher dari kami. Untuk offline, siapkan standar juga bagaimana mengucapkan dan ekspresi diri.

Tiga, kasih jaminan.

Customer yang sudah komplain tentu tidak ingin hal itu kelak dialami oleh orang lain, atau bahkan ia mengalaminya lagi. Maka, Anda harus bisa menjamin kalau hal itu tidak akan terjadi. Misalnya, tim sering salah kirim barang, maka harus membuat SOP agar hal tersebut tidak terjadi lagi.

Empat, berikan bonus yang mudah dicairkan.

Pastika ketika Anda memberikan bonus sebagai bentuk permintaan maaf kepada customer, itu bonus yang mudah diguanakan. Contohnya: memberikan vocuher 20% dengan masa berlaku sekitar 1 tahun, atau tidak ada syarat pembelian minimal sekian rupiah, dan lainnya.

Lima, pastikan kalau dari komplain harus makin bagus.

Hadirnya komplain harusnya bisa menjadi bahan evaluasi Anda. Justru, Anda akan senang menerima komplain karena jadi tahu mana kelemahan sehingga kelak harus melakukan perbaikan apa.

Untuk memudahkan Anda menjadi pebisnis, meski diurus dari rumah yang tetap dikelola secara profesional, maka lakukan pemetaan impian menjadi pebisnis di Dreamboard (salah satu Superboard dari Indscript. Agar, Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk mengejar mimpi tersebut.

Superboard sebagai alat yang membantu Anda bisa berbisnis atau menjadi penulis dari rumah, tanpa melupakan tugas utama sebagai ibu rumah tangga (IRT). Antara lain membantu membuat manajemen waktu, menentukan target, dan meraih impian. Informasi mengenai Superboard bisa KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan soal bisnis atau menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: