Lompat ke konten
Mengatasi burnout
Beranda » Blog » Cara Mengatasi Burnout Akibat Stres Bekerja

Cara Mengatasi Burnout Akibat Stres Bekerja

April Fatmasari
Penulis Indscript

Siapa pun bisa saja mengalami burnout. Namun, kondisi burnout kerap terjadi pada seseorang yang mengalami beban kerja berat hingga menyebabkan stres, bekerja di lingkungan toxic atau melakukan aktivitas sehari-hari  yang cenderung monoton. Stres yang terus berlanjut dapat mengakibatkan tidak semangat bekerja karena  kehilangan minat dan motivasi.

Burnout merupakan suatu istilah untuk menggambarkan kondisi seseorang yang stres berat akibat pekerjaan. Definisi burnout menurut kamus psikologi American Psychological Association (APA) yaitu kelelahan fisik, mental dengan disertai turunnya motivasi, kinerja dan cenderung bersikap negatif pada diri sendiri atau orang lain. Ketika burnout biasanya merasa lelah, sulit mengontrol emosi, hingga mengakibatkan produktivitas menurun.

Contents

Cara Mengatasi Burnout

Burnout dapat mengakibatkan dampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. Jika diabaikan, maka akan  mengganggu aktivitas dan kondisi fisik maupun mental. Oleh karena itu, jika gejala burnout muncul, disarankan untuk mengatasi dengan cara-cara berikut ini.

Membuat Prioritas

Supaya dapat mengatur waktu dan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien, sebaiknya membuat skala prioritas. Skala prioritas merupakan serangkaian pekerjaan yang memerlukan sesegera mungkin untuk diselesaikan secara maksimal. Penentuan prioritas yang efektif berdasarkan pemahaman lingkup menyeluruh tentang pekerjaan yang harus diselesaikan. Membuat prioritas dari pekerjaan yang paling penting dan mendesak hingga kurang penting dan tidak mendesak. Dengan begitu, menjadi paham pekerjaan yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

Evaluasi Aktivitas Secara Rutin

Evaluasi aktivitas atau pekerjaan secara rutin, perlu dilakukan. Tujuannya untuk mengukur kemampuan diri dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut secara realistis. Tidak menetapkan ekspektasi terlalu berlebih untuk meminimalkan rasa cemas dan stres. Jangan lupa memberi apresiasi diri atas capaian pekerjaan sekecil apa pun.

Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat sebaiknya perlu diterapkan agar membantu mengatasi burnout dari aktivitas atau pekerjaan sehari-hari. Penerapan gaya hidup yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan tubuh hingga membuat pikiran menjadi lebih fokus. Gaya hidup sehat dapat dimulai dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin olahraga, menjaga amalan ibadah, dan istirahat yang cukup.

Menjaga Keseimbangan Hidup

Untuk mengatasi burnout karena pekerjaan, perlu menjaga keseimbangan hidup dengan baik. Fisik, mental, dan pikiran akan lelah karena terforsir pekerjaan. Jeda sejenak dari padatnya pekerjaan dan aktivitas harian sebagai salah satu alternatif menjaga keseimbangan hidup. Tidak melupakan ibadah di sela pekerjaan, berlibur atau jika memungkinkan mengambil cuti dapat membuat pikiran kembali jernih untuk kembali melanjutkan pekerjaan kembali.

Terhubung dengan Komunitas Positif

Sibuk bekerja bukan berarti sebagai penghalang untuk bersosialisasi dan menutup diri. Bersosialisasi dengan rekan kerja yang tidak toxic akan mencegah terjadinya burnout. Bercengkerama dengan teman satu kantor dapat menjadi salah satu pilihan dibandingkan menatap layar gawai. Selain itu, bersosialisasi lebih luas dengan bergabung komunitas yang positif dapat membantu mengatasi stres, memperluas jaringan pertemanan, dan memberikan perspektif baru dalam hidup.

Cerita pada Orang yang Terpercaya

Ketika dilanda burnout, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berbicara atau curhat pada teman atau anggota keluarga yang dipercaya. Mungkin saja tidak selalu mendapatkan solusi, tetapi cara tersebut membantu melepaskan emosi negatif dan mengurangi stres. Dukungan dan kolaborasi akan membantu mengatasi burnout yang sedang dirasakan.

Konsultasi dengan Psikolog

Jika merasa kewalahan dalam menghadapi burnout, maka perlu mencoba untuk konsultasi dengan psikolog untuk mendapat penanganan yang tepat. Psikolog akan membantu mengurangi rasa cemas atau mengatasi depresi agar kesehatan mental tetap terjaga.

Kesimpulan

Burnout adalah hasil dari stres yang tidak ada hentinya. Orang yang dilanda burnout merasa tidak memiliki harapan perubahan positif dalam situasi yang dihadapi. Jangan biarkan burnout berlarut-larut. Apabila merasakan burnout, segera atasi dengan cara-cara di atas.