Cara Mendapatkan Ide Kreatif bagi Pebisnis

Jika di artikel sebelumnya yang berjudul 6 Kebiasaan Pengusaha Sukses yang Bisa Ditiru, maka salah satunya adalah harus kerap mencari inovasi bisnis. Untuk itu, Anda harus memiliki inovasi bisnis secara berkala. Baik inovasi di produknya atau inovasi dalam pelayanan. Agar memudahkan Anda mendapatkan inovasi, Anda bisa melakukan 6 hal berikut ini.

Satu, riset soal umumnya produk yang ada itu seperti apa.

Contohnya, Anda ingin membuat handsock, maka risetlah handsock seperti apa yang sudah ada. Anda bisa survei lewat internet. Lalu, hasilnya adalah, umumnya handsock yang dijual itu polos dan bahannya tertentu saja. Maka, catat semua hasil riset Anda seputar detail informasi produk yang sudah ada ini.

Dua, riset juga mengenai produk sejenis tapi yang belum ada.

Misalnya, dari hasil riset di atas, Anda bisa mencatat kalau produk handsock yang belum ada itu menggunakan motif, bahannya premium juga belum ada, dan lainnya. Catat semua yang ada di pikiran Anda saat itu ketika melakukan riset. Jangan hanya mengandalkan ingatan.

Tiga, riset apa yang diinginkan oleh konsumen produk tersebut.

Anda bisa melakukan riset dengan membuat status di FB, atau iseng-iseng bertanya kepada target market, maupun riset secara profesional dengan sistem random. Apapun itu yang bisa membuat konsumen mau mengutarakan produk seperti apa yang diinginkan mereka. Pastikan Anda mencatat semua jawabannya.

Empat, kolaborasi dari semua riset.

Anda sudah melakukan 3 macam riset, maka selanjutnya adalah kolaborasikan semuanya menjadi inovasi. Atau, Anda hanya melakukan kolaborasi dari hasil riset pertama dan kedua saja, sedangkan riset ketiga tidak digunakan dahulu, itu juga tidak apa-apa. Mungkin riset ketiga bisa digunakan untuk membuat inovasi berikutnya.

Lima, tentukan apa hasil inovasinya.

Sebagai contoh, dari 3 riset di atas, Anda memutuskan akan membuat inovasi produk, yaitu handsock yang ada desainnya dan dari bahan premium. Catat juga hasil inovasinya, ya.

Enam, lakukan tes pasar.

Selanjutnya, Anda bisa juga melakukan tes pasar. Antara lain, unggah foto produk, atau bercerita soal proses produksinya. Tujuannya membaca calon konsumen penasaran dan buru-buru pesan.

Kenapa harus dicatat semua? Karena catatan itu bisa bermanfaat di kemudian hari. Pasalnya, inovasi selalu dibutuhkan dan hasil riset menjadi acuannya. Anda bisa mencatat di Agenda Remaja Prestatif. Isinya apa aja sih? Ada catatan khusus tugas sekolah, tugas rumah, tugas untuk diri sendiri, rasa syukur hari ini agar selalu bahagia, rasa sedih hari ini agar jadi pelajaran, keburukanku dan kebaikanku untuk belajar melakukan evaluasi diri, hingga kata mutiara sebagai media belajar menulis.

Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan apa soal bisnis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: