Cara Bisnis Online Ketika Ada Konsumen PHP

Sebelumnya, Anda harus sudah membaca artikel yang berjudul 10 Masalah Bisnis dan Solusinya yang Bisa Dilakukan Pebisnis, agar bisa cepat mengatasi masalah selama berbisnis. Selain itu, bagi yang berbisnis online sangat mungkin mendapatkan konsumen yang kasih PHP atau janji beli tapi tak kunjung transfer. Maka, berikut ini cara terhindar dari konsumen PHP.

Yang pertama adalah kasih informasi kalau konsumen harus transfer itu maksimal sampai kapan?

Ada yang 24 jam, ada yang 2 hari, ada juga 3 hari, dan tidak ada patokan khusus karena itu tergantung masing-masing bisnis. Ketika konsumen tidak kunjung transfer maka dianggap sudah batal membeli dan tidak bisa komplain di kemudian hari.

Yang kedua adalah kasih informasi kalau Anda akan keep produk tersebut sampai kapan?

Sama halnya dengan batas maksimal transfer, ada yang 24 jam, atau 2 hari, atau 3 hari, atau mau kapan? Jadi, Anda akan menyimpan produknya dulu, tapi jika konsumen tidak kunjung transfer maka berhak menawarkan ke calon pembeli yang lainnya.

Yang ketiga adalah melakukan follow up yang asyik.

Bisa juga Anda mencoba mengingatkan dulu agar konsumen transfer. Tapi hindari pertanyaan: Kapan transfer? Atau jadi beli nggak sih? Tapi diganti dengan: “Saya, pesananmu sudah mulai lumutan tuh hihihi, buruan diambil ya.” Jadi kesannya tidak terlalu frontal meminta mereka untuk cepat transfer.

Yang keempat adalah mengatasi konsumen yang cerewet.

Suka kesel sama konsumen yang tanya melulu tapi nggak jelas mau beli produk yang mana? Atau sudah banyak tanya, akhirnya pesan banyak, tapi ketika invoice dikirim hanya diam saja. Nah, anggap saja itu proses menuju sukses jadi jangan buru-buru baper karena memang seperti itulah berbisnis.

Yang kelima adalah mencari ilmu chatting yang asyik dan bisa mendatangkan closing.

Ada beberapa rahasia chatting yang bisa bikin closing, ada juga cara membuat status khusus agar bikin calom konsumen penasaran hingga akhirnya bisa closing, dan masih banyak rahasia jualan online. Salah satunya jualan di WA juga menjanjikan banyak closing.

Untuk melakukan optimasi WA sebenarnya sangatlah mudah, karena di BOW (Bimbingan Optimasi WA) memang didesain bagaimana memaksimalkan WA untuk berjualan khusus kalangan perempuan, termasuk ibu rumah tangga (IRT). Kaum perempuan yang suka mengobrol (baik offline dan online) itu ternyata bisa menjadi cara berpromosi di WA yang asyik.

BOW adalah salah satu training dari Indscript yang 100% praktek. Pasalnya pebisnis perempuan memang harus didorong untuk langsung praktek setelah mendapatkan ilmu agar berdampak di bisnisnya. Informasi mengenai training BOW bisa ke Miss Indscript KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan soal bisnis atau menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.