Lompat ke konten
Beranda » Blog » Bunda Award Kota Depok yang Terus Bertransformasi

Bunda Award Kota Depok yang Terus Bertransformasi

Dewa Ayu Putu Setuti Asih atau biasa dipanggil Bu Ayu adalah seorang pegiat literasi dan UMKM yang telah berkecimpung selama kurang lebih sembilan tahun di bidang pemberdayaan masyarakat. Kiprahnya tidak hanya berhenti pada aktivitas komunitas, tetapi juga membuahkan prestasi membanggakan sebagai pemenang Bunda Award Kota Depok di bidang pendidikan — sebuah penghargaan yang menjadi bukti dedikasinya dalam dunia literasi dan penguatan keluarga.

Keikutsertaannya dalam Training of Trainer bersama Indscript Creative X JA dilandasi keinginan kuat untuk belajar public speaking dari mentor yang ia kagumi. Ia ingin meningkatkan kualitas komunikasi agar mampu memberikan dampak yang lebih besar ketika berhadapan dengan banyak orang. Baginya, belajar adalah bentuk ikhtiar untuk menjadi versi diri yang lebih baik.

Dalam fase kehidupannya saat ini, ia mencari kenyamanan dan ketenangan batin, sembari terus berupaya membantu lebih banyak orang melalui keterampilan yang dimilikinya. Tantangan terbesarnya justru datang dari dalam diri sendiri — menjaga konsistensi dalam mengatur waktu dan finansial. Ia menyadari bahwa peningkatan kapasitas sebagai trainer adalah kebutuhan, karena ia kerap dipercaya mengemban tugas yang menuntut kesiapan diri yang lebih matang.

Jika menjadi trainer, Bu Ayu ingin mendampingi anak-anak dan para ibu. Isu yang ingin ia bantu selesaikan adalah rendahnya minat baca serta kebiasaan anak-anak yang terlalu lama menggunakan gadget. Selain itu, ia juga peduli pada isu lingkungan, seperti kebiasaan membakar dan membuang sampah sembarangan. Ia ingin menghadirkan perubahan dalam cara berkomunikasi, manajemen waktu, serta membangun budaya literasi yang lebih kuat di tengah masyarakat.

Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, ia ingin dikenal sebagai sosok yang mendampingi masyarakat untuk gemar membaca, menulis, menjaga lingkungan, serta berdaya secara ekonomi melalui UMKM. Semangat, keceriaan, dan optimisme menjadi karakter yang ia yakini membedakannya dari trainer lain.

Melalui ToT ini, ia memiliki goal personal dan profesional untuk mampu berbicara dengan nada yang lembut, runut, serta menjadi trainer yang layak diperhitungkan dan dihargai secara profesional. Ia bercita-cita membangun personal branding sebagai motivator di bidang literasi dan UMKM, serta menciptakan program seperti Entrepreurkids, kelas gemar membaca, dan kelas menulis untuk kalangan sekolah maupun umum.

Ia telah memiliki komunitas yang siap dikelola — mulai dari orang tua, guru, anak-anak peserta lomba menulis, hingga komunitas UMKM. Dalam program Together Goes To School, ia melihat urgensi besar untuk menguatkan kembali budaya literasi di sekolah yang mulai memudar. Ia siap terlibat aktif, bahkan dengan langkah sederhana seperti menemani anak-anak membaca saat jam istirahat.

Dengan komitmen meluangkan waktu sekitar dua jam setiap hari, ia ingin menjadikan profesi trainer sebagai bagian penting dari perjalanan hidupnya. Tiga tahun ke depan, ia membayangkan dirinya menjadi pribadi yang lebih matang dalam berkomunikasi dan mampu membantu banyak orang yang ingin menulis tetapi masih tertunda karena berbagai alasan.

Ia ingin dikenal sebagai: “Trainer yang semangat membantu orang agar makin percaya diri dan berdaya.”