1

Belajar Menulis agar Selalu Produktif

Di artikel sebelumnya yang berjudul Cara Menulis Mudah Walau Sibuk Bekerja, tentu membuat siapa saja, termasuk yang bekerja, jadi tahu bagaimana tetap bisa produktif menulis. Profesi penulis yang sebagian besar bersifat lepas. Hal ini membuat faktor produktifitas bergantung pada penulis itu sendiri. Berbeda dengan karyawan yang memiliki supervisor, sehingga ada tuntutan agar menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi Anda yang ingin menjadi penulis produktif. Bisa mencoba beberapa cara di bawah ini.

Langkah pertama membuat rencana matang seputar aktivitas menulis.

Baik itu dari segi waktu menulis sampai tema yang ingin ditulis. Setiap penulis mengetahui betul jam berapa dapat maksimal menulis. Selain itu dengan membuat daftar tema tulisan. Contohnya, hari Senin untuk menulis novel, hari Selasa menyelesaikan naskah untuk lomba nonfiksi, dan lain-lain.

Selanjutnya, Anda sendiri yang menentukan deadline untuk masing-masing tulisan.

Sebagai contoh, Anda ingin mengikuti lomba A dengan batasan akhir pengumpulan tanggal 10. Maka dapat membuat deadline sendiri, yaitu harus menuntaskan naskah untuk kompetisi tersebut pada tanggal 5. Bisa juga, sekaligus membuat tenggat waktu untuk menyelesaikan novel B sampai akhir bulan ini.

Pastikan Anda juga menyempatkan diri untuk membaca.

Buku merupakan amunisi penting seorang penulis. Lewat membaca buku, dapat menambah pengetahuan seputar kata, cara penyampaian, sampai alur tulisan. Ada baiknya Anda membaca buku yang masih satu genre dengan naskah yang tengah ditulis. Hal tersebut untuk meningkatkan mood menulis lewat gaya tulisan tertentu.

Tahap yang paling penting adalah konsisten menulis.

Lagi-lagi, keputusan ada di pihak Anda sendiri sebagai penulis. Setiap penulis pasti lebih tahu sejauh mana kemampuan menulis setiap harinya. Mulai satu halaman, sepuluh halaman, atau justru sampai puluhan halaman. Berapa pun jumlah halaman yang Anda sanggupi, yang penting terus menulis setiap hari.

Penulis produktif mampu menghasilkan karya secara berkala. Mirip air yang mengalir dengan hasil tulisan yang terus mengucur. Sebagai salah satu buah dari kerja keras penulis. Selain mendapatkan materi, penulis produktif menunjukkan sikap konsisten sekaligus dapat meningkatkan skill menulis.

Agar mudah diingat, Anda bisa mencatat hal-hal penting di atas di Agenda Remaja Prestatif. Isinya apa aja sih? Ada catatan khusus tugas sekolah, tugas rumah, tugas untuk diri sendiri, rasa syukur hari ini agar selalu bahagia, rasa sedih hari ini agar jadi pelajaran, keburukanku dan kebaikanku untuk belajar melakukan evaluasi diri, hingga kata mutiara sebagai media belajar menulis.

Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan apa soal bisnis atau menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 1 comments
rani - last month

menarik sekali artikelnya..

Reply

Leave a Reply: