Belajar Copywriting bagi IRT yang Berbisnis

Sebelumnya, Anda sebaiknya sudah membaca artikel yang berjudul 10 Masalah Bisnis dan Solusinya yang Bisa Dilakukan Pebisnis, karena bisa menjadi panduan Anda bagaimana bisa menghindari atau menghadapi masalah bisnis. Selain itu, perdalam juga mengenai promosi, khususnya copywriting. Pasalnya, konsumen itu nggak suka dijualin tapi suka membaca cerita meski isinya ada selipan iklan, atau menggunakan teknik copywriting. Lalu, bagaimana promosi dengan copywriting itu?

Yang pertama, cak kata sapaan copywriting.

Dalam copywriting, sebaiknya Anda menggunakan kata sapaan untuk pembaca yaitu “Anda” atau “kamu” agar terasa lebih dekat, agar naskah tersebut seolah berbicara langsung kepada pembaca. Dengan begitu, pembaca aku menyelami isi naskahnya hingga tertarik isinya, serta bisa menggerakkan pembaca untuk membeli.

Yang kedua, tambahkan foto atau video agar lebih menarik.

Konsumen memang suka membaca cerita, tapi salah satu cara agar konsumen mau melirik naskah Anda sebelum dibaca, yaitu memilih judul cerita yang menarik dan menggunakan foto atau video. Foto dan video tidak harus berisi produk atau info jasa yang Anda jual.

Yang ketiga, buat tulisan layaknya berbicara.

Inilah bedanya copywriting dengan tulisan fiksi, karena justru harus menggunakan kata-kata sehari-hari, tidak “berbunga-bunga”, hingga to the point. Bahkan, pilihan katanya lebih baik seperti berbicara, bukan seperti membuat tulisan. Maka, setiap membuat copywriting sebaiknya sekaligus diucapkan karena seolah tengah berbicara dengan pembaca.

Yang keempat, jika ada diskon, maka kasih harga coret.

Ini khusus jika di copywriting itu, Anda akan menjelaskan kalau tengah ada diskon. Contohnya, harga aslinya adalah 100ribu, lalu didiskon menjadi 75ribu. Maka perlu ditulis juga angka 100ribu tapi dicoret, baru harga yang terbaru yaitu 75ribu. Dengan begitu memudahkan pembaca kalau bisa lebih irit membeli produk Anda sekarang juga.

Yang kelima, gunakan angka.

Jika di dalam copywriting menggunakan angka, maka tunjukkan angka tersebut dan bukan menggunakan kata-kata. Contohnya, judulnya adalah “Lima Langkah Memulai Berbisnis dari Rumah”. Maka, sebaiknya judulnya adalah, “5 Langkah Memulai Berbisnis dari Rumah”.

Membuat copywriting adalah salah satu hal untuk menaikkan omzet. Cara lainnya dapat dilihat di to do list book. Buku yang membuat Anda langsung action membuat catatan tugas setiap hari. Jadi, tidak ada lagi cerita lupa promosi, nggak sempat membuat laporan keuangan, bahkan membuat keluarga tetap terawat dan Anda wajib sempat me time agar selalu bahagia.

Buku dari Indsrcipt Corporation sebagai alat yang membantu Anda bisa berbisnis atau menjadi penulis dari rumah, tanpa melupakan tugas utama sebagai ibu rumah tangga (IRT). Informasi mengenai buku dari Indscript bisa KLIK DI SINI.

Anda punya pertanyaan soal bisnis atau menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: