Indscriptcreative.com -Rangkasbitung, 27 Juni 2026
Media pembelajaran adalah sarana yang menyampaikan informasi, pesan, atau isi pelajaran dalam proses belajar mengajar. Apalagi adanya pandemi membuat aktivitas akademik berubah menjadi online. Meski pun begitu, kita bisa memanfaatkan teknologi yang aksesnya bagi murid dan dosen seperti blog. Pembelajaran yang interaktif seperti mengunggah gambar, materi, maupun soal bisa dilakukan dengan mudah melalui platform blog. Terdapat pengaturan tertentu yang dapat menghemat data dan mengunjungi blog kita. Ingin lebih lanjut, silakan simak tulisan berikut ini.
Apa itu Blog?
Blog adalah sebuah platform yang berupa website berisi konten pribadi, baik berupa tulisan, tautan menuju website lain, gambar, maupun video dari penulis blog. Asal kata blog berasal blog berasal dari dua kata yaitu web dan blog, blog semakin populer di Indonesia sejak tahun 2007 karena Menkominfo saat itu mengadakan pesta blogger. Sejak itu, banyak sekali mengkombinasikan unsur pemasaran pada blog sehingga menjadi sumber penghasilan sekaligus memperluas jaringan.
Tidak heran bila saat ini, banyak yang menggunakan blog untuk branding atau kebutuhan profesionalitas. Blog sendiri dapat dikelola secara individu maupun kelompok. Blog terdiri dari beragam jenis mulai dari yang bersifat personal hingga bisnis, rekomendasi jenis blog untuk media pembelajaran adalah jenis blog personal. Siapa pun dapat mengunjungi dan melihat konten yang terkandung di dalamnya.
Mengapa Memilih Blog Sebagai Media Pembelajaran?
Content creator terbaik bagi murid adalah mengajarinya karena memahami apa yang mereka butuhkan. Sebagai dosen tentunya dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar secara sinkronsus dan asinkronsus. Kegiatan tersebut akan semakin menarik bila kita menggunakan blog sebagai media pembelajaran. Dengan sifat blog yang open-source, siapa pun dapat mengaksesnya dengan mudah. Bahkan blog memiliki pengaturan tertentu, agar laman blog tidak terlalu banyak menyimpan data dan moblile friendly.
Isi pembelajaran masih dapat murid ulang-ulang agar untuk kebutuhan pribadi mereka. Kita dapat menyimpan modul, materi, presentasi dalam bentuk video, maupun file, gambar, soal, dan sumber referensi dalam blog. Semua hal tersebut sangat berguna kemudian hari bagi para murid. Selain murid yang mudah mengaksesnya, kita juga dapat dengan mudah melakukan kegiatan pembelajaran yang interaktif.
Manfaat Blog Bagi Dosen
Di luar menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan mudah, Anda sebagai pemilik blog mendapatkan manfaat lainnya. Dengan memiliki blog, akan belajar banyak dalam menulis artikel yang menarik sehingga keterampilan menulis bisa dilatih dengan baik. Keterampilan pembuat konten dalam bidang pendidikan juga akan tentu dilatih. Sebagai sumber terbuka, blog dapat dikunjungi siapa pun sehingga bermanfaat bagi banyak orang. Selain itu, Anda dapat menjaring banyak koneksi melalui blog.
Dengan banyaknya orang yang mengunjungi dan tertarik, Anda dapat membangun koneksi melalui komentar maupun pesan pribadi. Anda dapat menjadikan blog sebagai passive income. Misalnya, menampilkan artikel berpromosi, pemasaran afiliasi, hingga pemasangan iklan. Selain berbagi ilmu, dapat memperoleh keuntungan dengan hal tersebut. Oleh karena itu, terlintaslah untuk menggunakan blog.
Bagaimana Cara Membuat Blog?
Anda dapat membuat blog melalui penyedia platform seperti WordPress.org, WordPress.com, Blogspot, dan Weebly. Untuk membuat blog yang gratis, Anda bisa menggunakan WordPress.com dan Blogspot. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Merancang Media Pembelajaran
Sebelum mulai menjadikan blog sebagai media pembelajaran, pastikan sudah siap dengan media pembelajaran yang akan muncul di blog. Anda bisa mengatur seperti apa timeline mempublikasikan konten. Dengan rancangan yang konsisten, blog Anda akan mudah dijadikan referensi. Traffic blog akan meningkatkan dengan banyaknya pengunjung yang mempercayai konten tersebut.
2. Nama Domain
Platform blog gratis seperti Blogspot dan WordPress.com akan membuat blog Anda memiliki nama domain. Seperti, Blogspot.com dan WordPress.com. Jika Anda ingin memiliki blog dengan domain namablog.com atau id dan lainnya, sebaiknya, gunakan platform WordPress.org. Apa saja syarat nama domain agar blog terlihat profesional?
- Tidak lebih dari 63 karakter sehingga nama blog harus sesingkat mungkin.
- Mudah dieja agar bisa diingat oleh pengunjung.
- Tidak terdapat tanda terhubung maupun angka.
3. Membuat Blog Melalui Blogspot
Bila Anda memutuskan untuk menjadikan blog sebagai media pembelajaran secara gratis melalui blogspot, berikut adalah langkah pembuatannya.
- Buatlah akun blog dengan sign-in otomatis menggunakan akun gmail.
- Selanjutnya, Anda akan memiliki blog dengan web hosting gratis sebesar 15 GB.
- Nama domain berupa subdomain, yaitu nama blog blogspot.com.
- Atur tampilan dengan pilihan tema yang tersedia dari Blogger.
- Mulai membuat postingan maupun halaman pada blog.
Selanjutnya, Anda dapat melihat pengaturan lainnya melalui fitur pengaturan yang terdapat pada Blogspot. Anda bisa mempublikasikan konten sesuai rencana yang ada.
4. Memilih Layanan dan Hosting yang Sesuai
Untuk menyimpan semua file blog di internet, Anda membutuhkan hosting sebagai tempat penyimpanannya. Menggunakan WordPress.org membutuhkan layanan hosting mandiri. Ada tiga jenis yaitu Shared hosting, Cloud hosting, dan VPS hosting. Untuk pemula, sangat direkomendasikan untuk menggunakan Shared hosting. Jadi, sebelum memulai platform WordPress.org pastikan sudah memiliki layanan hosting yang sesuai.
5. Membuat Blog Menggunakan WordPress.org
Setelah Anda memiliki layanan hosting dan domain, selanjutnya melakukan instalasi WordPrees.org sebagai tahap awal. Kita bisa memilih fitur Auto Install Website WordPress saat checkout agar WordPress dapat terinstal secara otomatis. Jika suda, masuk ke cPanel yang berada di tautan http:// namablog/cpanel. Lalu, buka Softaculous Apps Installer dan klik WordPress. Kemudian akan muncul pilihan Install Now untuk memulai instalisasi.
Penutup:
Media pembelajaran blog sangat bermanfaat bagi dosen untuk mendiseminasikan materi kuliah tanpa batas waktu, mendokumentasikan portofolio digital, memperkuat personal branding, serta meningkatkan interaksi dengan mahasiswa di luar jam kelas. Selain membuat pendidikan berkualitas, Anda juga dapat berkontribusi dalam mempermudah pembelajaran bagi murid. Buatlah media pembelajaran yang interaktif dan menarik dengan blog!
