Lompat ke konten
Beranda » Blog » Apresiasi Guru Perempuan Indonesia 2026: Meraih Asa

Apresiasi Guru Perempuan Indonesia 2026: Meraih Asa

Bandung, 23 April 2026 – Kantor Indscript Creative di Kota Bandung menjadi saksi sebuah perhelatan penuh makna. Acara Apresiasi Guru Perempuan Inspiratif 2026 digelar pada Selasa, 21 April 2026 dengan suasana hangat, menghadirkan para tamu undangan dan guru penerima apresiasi yang datang berbalut batik beraneka warna. Senyum bahagia terpancar dari wajah mereka, menandai momen kebersamaan yang sarat penghormatan dan inspirasi.

Kehangatan yang Mengawali

Dimulai dengan registrasi dan ramah tamah, suasana akrab segera tercipta. Lagu “Ibu Kita Kartini” yang mengiringi pembukaan menghadirkan simbol perjuangan dan inspirasi, seolah menegaskan bahwa semangat Kartini terus hidup dalam sosok para pendidik perempuan.

Doa yang dipimpin Bapak Deky Tasdikin menambah nuansa khidmat, sebelum laporan Direktur SPI, Ibu Kartikowati Djoharijah, yang menekankan pentingnya kiprah guru perempuan dalam membentuk generasi bangsa. Sambutan Founder SPI, Ibu Indari Mastuti, kemudian menghadirkan energi motivasi, menegaskan komitmen SPI untuk terus mendukung perempuan di dunia pendidikan.

Puisi yang Menggetarkan

Salah satu momen reflektif hadir lewat pembacaan puisi oleh Ibu Lusijani. Puisi berjudul “Dari Raden Ajeng Kartini Untuk Maria Magdalena Pariyem” karya Joko Pinurbo ini menghadirkan resonansi mendalam. Kata-kata puitisnya menjadi jembatan antara semangat Kartini dan realitas perempuan masa kini, mengingatkan bahwa perjuangan dan inspirasi tidak pernah lekang oleh waktu.

Inspirasi yang Menggema

Narasumber inspiratif tampil membagikan kisah perjuangan dan pengabdian:Ibu Fifie Raharja,seorang pengusaha perhiasan, saat ini lebih dikenal sebagai pendiri Bank Sampah Bersinar (BSB). Sosok aktivis lingkungan yang mengubah tumpukan sampah menjadi simbol harapan dan ekonomi hijau. Melalui kiprahnya, ia menunjukkan bahwa pendidikan dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan, memberi dampak nyata bagi masyarakat.Cita-cita yang beliau lukiskan berupa slogan “Citarum Herang Ngagenclang” menjadi obor penyemangatnya. Satu gebrakan spektakuler yang beliau lakukan saat ini adalah 2,2 Ha lahan di Dayeuhkolot Kab. Bandung akan dibuat Kampung Bersinar.

Selanjutnya, pemaparan dari  Pak Aan yang menjelaskan tentang program-program dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung.

Puncak Apresiasi

Momen paling berkesan hadir saat penyerahan dana apresiasi dan sertifikat kepada 10 guru perempuan terpilih. Pada kesempatan ini yang hadir hanya delapan guru. Dua guru yang berasal dari Kota Kediri dan Kab. Boyolali berhalangan hadir. Wajah-wajah bahagia terpancar, bukan hanya dari para penerima, tetapi juga dari seluruh peserta yang merasakan kebanggaan bersama. Sesi foto kolektif menutup rangkaian dengan tawa dan keceriaan, meninggalkan kenangan manis bagi semua yang hadir.

Penutup yang Manis
Kesuksesan Apresiasi Guru Perempuan Indonesia 2026 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang hadir langsung dalam acara maupun yang tidak dapat hadir. Panitia menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang telah menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap isu pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Ibu Hilzahra Pheni dan para donatur yang mendukung penuh acara ini,mitra strategis dari KADIN, IWAPI,PUSPA, serta Bank Sampah Bersinar (BSB) yang konsisten mendampingi gerakan perempuan. Tak ketinggalan kehadiran Sekolah Perempuan, Ibu-ibu penggerak PKK dan Forum Silaturahmi Tokoh Jabar (Forsil) dan sahabat komunitas yang selalu membersamai: IIDN, IIDB, APDL, dan Nulis Jadi Duit (NJD). Sinergi lintas sektor inilah yang membuat AGPI 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan bersama memuliakan guru perempuan Indonesia.
Sebelum hadirin pulang, mereka semua mendapatkan goodybag berisi sayuran segar dari Naisar Forest Garden. Sentuhan sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol keberlanjutan, kepedulian lingkungan, sekaligus hadiah sehat yang melengkapi kebahagiaan acara.
Makna yang Mendalam

Acara ini menegaskan bahwa penghargaan terhadap guru perempuan bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan dorongan moral agar mereka terus berkarya. Dengan semangat Kartini yang terus menyala, para guru perempuan diharapkan semakin termotivasi untuk menginspirasi, mendidik, dan menyalakan obor pendidikan di Indonesia.***

PRESS RELEASE RESMI APRESIASI GURU PEREMPUAN INSPIRATIF 2026 “Kado Cinta Kartini: Menenun Literasi, Mencerdaskan Negeri”