5 Cara Mudah Mencari Ide Menulis Buku

Seperti informasi di artikel sebelumnya yang berjudul 5 Cara Menulis Buku bagi Pemula Termasuk IRT, sudah menunjukkan kalau siapa saja, baik kalangan remaja maupun ibu rumah tangga (IRT), sama-sama bisa menjadi penulis.

Namun, masalah kemudian muncul karena tidak punya ide. Padahal, ide adalah hal pertama yang harus penulis cari ketika akan menulis. Baik untuk menulis di blog, atau buku, maupun jurnal, dan yang lainnya. Namun, banyak (calon) penulis yang mengaku susah mendapatkan ide padahal sudah ada di sekitar. Berikut ini ada cara mudah mencari ide menulis yang bisa Anda lakukan.

Satu, menulis mengenai hobi diri sendiri.

Jika Anda memiliki hobi memasak, dapat menjadi penulis buku resep. Bila Anda suka merajut atau menjahit, maka dapat menulis buku mengenai kreasi handmade. Selain itu, bagi Anda yang suka fotografi dapat berbagi tips foto atau cara mengotak-atik kamera melalui buku.

Dua, saat melakukan travelling.

Ceritakan berbagai tempat destinasi yang menarik dan belum banyak orang ketahui, budaya yang berlaku di penduduk setempat, hingga wisata kuliner yang siap menggugah selera pembaca. Anda dapat menambahkan dengan koleksi foto pribadi agar lebih menarik. Bisa foto pemandangan hingga masyarakat di sekitar.

Tiga, kejadian yang lucu, memalukan, serta menakutkan pun dapat menjadi sumber inspirasi menulis.

Anda dapat menceritakan secara detail bagaimana peristiwa komedi, atau horor, hingga sosok inspiratif tersebut yang dikemas lewat tulisan. Naskah tersebut bisa muncul di blog, salah satu rubrik di majalah atau tabloid, hingga buku.

Empat, mendatangi rak best seller di toko buku.

Coba perhatikan, buku-buku apa saja yang tengah hits saat ini. Contohnya, di rak best seller banyak buku mengenai artis Korea, maka Anda dapat menulis novel dengan seting di negeri ginseng tersebut. Tema lainnya adalah menulis pengalaman pribadi selama jalan-jalan di Korea.

Lima, dari curhatan di media sosial.

Anda pasti punya dan sering mengakses media sosial, kan? Jadikan itu sebagai salah satu sumber tulisan. Misalnya, ada yang curhat di status kalau baru saja jadi korban hipnotis, nah, Anda bisa mencoba melakukan riset dan menulis soal tips menghindari hipnotis tersebut. Dari masalah seseorang, bisa menjadi ide menulis sekaligus memberi solusinya.

Agar ide tidak hilang begitu saja, ketika mendadak dapat ide, segera catat di Agenda Remaja Prestatif. Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Semangat menulis terus, ya!

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com