3 Cara Menjadi Editor Buku

Seperti informasi di artikel sebelumnya yang berjudul Ini Dia Syarat Menjadi Editor Buku, maka langkah selanjutnya harus mengetahui caranya. Sementara saat ini pintu peluang tersebut justru tengah terbuka lebar. Anda hanya perlu mengetahui cara mengejar profesi tersebut. Anda dapat membaca tiga tips praktis berikut ini agar berhasil meraih mimpi menjadi editor di penerbit buku.

Satu, menjadi penulis buku terlebih dahulu.

Salah satu untuk menarik perhatian penerbit adalah mengirimkan naskah kepada penerbit, hingga pernah beberapa kali menerbitkan buku di penerbit tersebut. Dari hasil tulisan Anda mampu menarik perhatian pihak penerbit sebelumnya agar memberi kesempatan Anda untuk menjadi editor. Baik itu editor tetapi maupun freelance atau lepas.

Dua, mencicipi profesi penerjemah terlebih dahulu.

Jika Anda memiliki kemampuan berbahasa asing lebih, dapat menjadikan profesi penerjemah sebagai batu loncatan menjadi editor. Beberapa penerbit membutuhkan penerjemah untuk mengalihkan bahasa buku-buku berkualitas dari luar negeri. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk berkenalan dengan pihak penerbit.

Tiga, mengikuti kelas menulis yang mengajarkan mengenai proses editing serta penerbitan.

Hal ini sangat cocok bagi Anda yang tidak memiliki pengalaman di dunia penulisan. Anda akan mendapatkan ilmu dan dapat langsung praktek menghasilkan serta mengedit tulisan dengan benar. Salah satunya kelas menulis Sekolah Perempuan yang memiliki salah satu kurikulum menjadi editor.

Khusus untuk alumni Sekolah Perempuan berpeluang untuk magang menjadi editor dan nantinya bisa merintis karir sebagai editor yang baik dan profesional. Bahkan dapat belajar langsung kepada para editor profesional. Selepas magang dan memperoleh bekal yang layak, alumni tersebut bisa memperoleh portfolio dan rekomendasi dari Sekolah Perempuan untuk melamar ke berbagai penerbit.
Agar mudah diingat, Anda bisa mencatat 3 hal di atas di Agenda Remaja Prestatif. Isinya apa aja sih? Ada catatan khusus tugas sekolah, tugas rumah, tugas untuk diri sendiri, rasa syukur hari ini agar selalu bahagia, rasa sedih hari ini agar jadi pelajaran, keburukanku dan kebaikanku untuk belajar melakukan evaluasi diri, hingga kata mutiara sebagai media belajar menulis.

Agenda Remaja Prestatif bagaikan sahabat anak muda yang ingin mengisi masa mudanya dengan hal-hal positif. Anda bisa mencatat tugas harian, rasa syukur, hingga pengalaman pahit agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bisa digunakan untuk anak sendiri atau kado menarik. Informasi mengenai Agenda Remaja Prestatif bisa KLIK DI SINI.

Untuk menjadi editor, Anda dituntut juga gemar membaca buku agar tahu perkembangan buku terkini. Semakin banyak buku yang sudah Anda baca, semakin memiliki banyak referensi dalam mengedit naskah penulis.

Anda punya pertanyaan apa soal bisnis atau menulis? Silahkan tulis di komentar akan kami jawab lewat artikel berikutnya.