1

10 Masalah Bisnis dan Solusinya yang Bisa Dilakukan Pebisnis

Masalah umumnya pernah dialami oleh hampir semua pebisnis. Ada yang tetap bertahan dan banyak pula yang memutuskan berhenti. Ternyata, setiap masalah ada solusinya dan Anda sebagai pebisnis, bisa mengikutinya agar usahanya dapat bertahan lama. Nah, berikut ini ada 10 masalah yang kerap datang ketika berbisnis dan bagaimana solusinya.

Satu, waktu berbisnis.

Baik itu Anda adalah karyawati yang berbisnis, atau ibu rumah tangga (IRT) yang berbisnis, tetap merasa susah membagi waktu antara berbisnis dengan tugas utama lainnya. Untuk itu, buat manajemen waktu seperti jadwal harian agar Anda bisa menjalani semua peran tersebut.

Dua, tidak percaya diri.

Banyak pebisnis yang tidak mau mengaku kalau berbisnis karena usahanya masih kecil-kecilan. Padahal, jika Anda branding diri sendiri sejak awal sebagai pebisnis, maka kian mudah Anda dikenal sebagai penjual produk tertentu atau menawarkan jasa tertentu.

Tiga, tidak mendapatkan dukungan dari keluarga.

Masyarakat umum masih menilai berbisnis adalah zona yang tidak aman, karena bisa bangkrut dan akhirnya tidak punya penghasilan. Hal itu yang membuat pebisnis yang baru merintis belum mendapatkan dukungan dari orang terdekat. Solusinya, fokus mengelola bisnis dan biarkan waktu yang menjawab kalau Anda serius berbisnis.

Empat, moody.

Ada pula pebisnis yang mengaku moody. Kalau mood bagus, maka jualan lancar. Sayangnya, jika tengah tidak mood, maka bisa sampai tidak ada order sehingga tak ada pemasukan. Maka, temukan apa motivasi Anda berbisnis. Jika tengah down, ingat kembali motivasi Anda agar bisa semangat lagi.

Lima, tertarik pindah bidang bisnis.

Contohnya, seorang yang sudah berbisnis baju tapi merasa sepi order, lalu pindah bisnis herbal tapi tetap nggak berkembang, terus memilih bisnis jaringan, dan begitu seterusnya. Usahakan hindari melakukan hal tersebut. Tapi pilih bidang bisnis yang ingin digeluti, lalu fokus di bidang itu, justru memudahkan Anda membesarkan bisnis.

Enam, bingung bagaimana jualan.

Siap berbisnis artinya harus siap jualan. Apalagi sekarang jualan bisa dilakukan secara gratis lewat media sosial pribadi. Anda bisa membuat status promosi secara soft selling sehingga tidak terlihat tengah beriklan.

Tujuh, perang harga.

Hal ini membuat beberapa pebisnis memutuskan menurunkan harga juga, artinya margin keuntungan kian kecil. Padahal, Anda bisa tidak mengikuti perang harga. Juallah dengan harga yang pantas, lalu berikan service yang memuaskan. Konsumen akan datang tidak hanya karena mencari produk tetapi nyaman belanja dengan Anda.

Delapan, tidak berani rekrut karyawan.

Alasannya adalah takut tidak bisa membayar gaji karyawan. Coba bila Anda punya karyawan, bisa membuat bisnis bisa melesat, sekaligus memotivasi Anda berkembang karena harus membayar gaji mereka. Jadikan karyawan sebagai motivasi bukan beban.

Sembilan, slow respon.

Ketika ada konsumen yang mengeluh Anda bersikap slow respon, coba evaluasi. Mungkinkah perlu tambah karyawan? Atau sistem bisnis yang selama ini kurang tepat sehingga tak bisa afst respon?

Sepuluh, omzet stagnan atau turun.

Jangan biarkan bisnis yang sekian lama Anda bangun, tiba-tiba bangkrut karena pasrah dengan omzet yang turun. Coba gali ilmu yang up date lagi. Pasalnya, ilmu bisnis itu selalu berkembang jadi Anda harus tahu tips-tips yang baru.

Salah satunya tahu cara membuat produk laris walau tanpa beriklan (ads). Untuk itu, Indscript Creative siap membocorkan rahasia agar produk atau jasa bisa laris tanpa ads. Silahkan klik JOIN WAITING LIST LARIS TANPA ADS untuk mendapatkan informasi terbaru.

Masalah bagi pebisnis? Pasti ada solusinya!

 

Wuri Nugraeni
 

Ibu 1 putra. Copywriter. Penulis buku #99EmakPebisnis #FISIP #CenatCenutReporter dll. Blogger. www.wurinugraeni.com

Click Here to Leave a Comment Below 1 comments
10 Cara Mengatasi Penurunan Penjualan | INDSCRIPT CREATIVE - 3 weeks ago

[…] tersebut bukanlah akhir dari perjuangan Anda dalam berbisnis. Jika sebelumnya ada artikel berjudul 10 Masalah Bisnis dan Solusinya yang Bisa Dilakukan Pebisnis, maka artikel ini khusus membahas masalah […]

Reply

Leave a Reply: